Motor Listrik Ratusan Juta Tetap Dibeli Orang Indonesia

Dari 10 unit motor yang disediakan, seluruhnya ludes terjual pada kisaran harga Rp 162 juta hingga Rp 170 juta.

Motor Listrik Ratusan Juta Tetap Dibeli Orang Indonesia
istimewa
Zero Motorcycle 

Sepeda motor listrik Zero Motorcycles tercatat belum memiliki jaringan diler dan bengkelnya di Indonesia. Namun kondisi tersebut tak mengurangi antusiasme peserta lelang motor tersebut pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 silam.

Dari 10 unit motor yang disediakan, seluruhnya ludes terjual pada kisaran harga Rp 162 juta hingga Rp 170 juta. Senior Project Manager IIMS Hendra Cahyadi, mengatakan, 10 orang pembeli Zero punya alasan masing-masing. Ada beberapa yang pernah berkuliah di Amerika Serikat dan dulunya pernah menggunakan motor tersebut.

"Ada tiga orang yang dulu ketika pas kuliah di Amerika, dia pakai motor itu. Sekarang begitu balik sini, dia mau memakainya lagi," kata Hendra di Jakarta, Senin (28/5/2018).

Sementara itu, sebagian besar pembeli merupakan kolektor. Mereka membeli motor tersebut karena alasan kelangkaannya. "Karena jumlahnya kan jarang, makanya mereka beli. Kalau jarang, suatu saat ramai yang nyari, harganya kan bisa mahal," ucap Hendra.

Menurut Hendra, kesepuluh pembeli motor Zero merupakan konsumen mapan. Sehingga mereka tidak lagi memikirkan ketiadaan jaringan diler dan bengkel saat membeli motor tersebut. 

"Kalau konsumen mapan kan biasanya punya pemikiran yang berbeda dibanding orang kebanyakan," ujar Hendra.

Proses lelang motor Zero di IIMS dimulai dari pendaftaran dengan menyertakan uang Rp 1 juta. Setelah itu lelang dimulai. Para peserta dipersilahkan untuk menaikan tawarannya sampai akhirnya didapatlah harga penawaran tertinggi.

Seluruh Zero yang ludes terjual saat IIMS diketahui dilepas dengan harga lebih murah dibanding harga aslinya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tanpa Diler dan Bengkel, Siapa yang Mau Beli Motor Listrik Zero?", 
Penulis : Alsadad Rudi
Editor : Agung Kurniawan

Editor: ahmad sabran
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help