Koran Warta Kota

Butuh 10 Hari Potong 805.000 e-KTP Rusak

Sekitar 100 pegawai Ditjen Dukcapil melakukan pemotongan e-KTP di Gudang Penyimpanan Barang Invetarisasi Kemendagri, Bogor, Rabu (30/5).

Butuh 10 Hari Potong 805.000 e-KTP Rusak
Warta Kota

SEKITAR 100 pegawai Ditjen Dukcapil melakukan pemotongan KTP elektronik (e-KTP/KTP el) di Gudang Penyimpanan Barang Invetarisasi Kemendagri, Kemang, Kabupaten Bogor, Rabu (30/5/2018).

Pemotongan e-KTP tersebut sudah dilakukan sejak Senin (28/5).

Menurut Kabag Umum Ditjen Dukcapil Kemendagri, Emmy Yuwati, pemotongan e-KTP yang rusak itu dilakukan pasca insiden tercecernya ribuan e-KTP di Jalan Salabenda, Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu.

Pemotongan itu dilakukan pihaknya untuk menghilangkan kekhawatiran masyarakat terhadap e-KTP yang rusak atau invalid disalahgunakan untuk kepentingan terntentu.

“Ya berdasarkan kebijakan Mendagri, mulai dari hari Senin kemarin kita lakukan pemotongan, ada sekitar 100 orang yang memotong,” ujarnya kepada TribunnewsBogor.com.

Dikatakannya bahwa ada sebanyak 805.000 e-KTP rusak dan tak terpakai dari seluruh daerah Indonesia yang mesti dipotong bagian sisi kanan atas oleh pihaknya.

Baca: Ada Dua Penyebab Utama Terjadinya Selisih Jumlah DPT dengan Wajib e-KTP di Kota Bekasi

“e-KTP tak terpakai yang disimpan di gudang ini akan dipotong, diperkirakan paling cepat sepuluh hari selesai,” jelasnya.

Ia melanjutkan, e-KTP rusak yang telah dipotong akan disimpan di dalam kardus.

Selanjutnya KTP tersebut akan dijadikan arsip dan tetap disimpan di Gudang Penyimpanan Kemendagri.

“Setiap kardus isinya ada sebanyak 2.800 e-KTP, sejauh ini baru 56 kardus,” ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Soewidia Henaldi
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help