Realisasi Pembangunan Sky Bridge Tanah Abang Diwujudkan Habis Lebaran

Habis Lebaran, setelah pemenang tender diketahui dapat langsung dikerjakan. Perkiraan selesai dua bulan.

Realisasi Pembangunan Sky Bridge Tanah Abang Diwujudkan Habis Lebaran
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Jalan Jatibaru yang sudah tertata rapi. Nantinya akan dibangun Sky Bridge. 

RENCANA pembangunan sky bridge Tanah Abang dipastikan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno akan dilakukan. Pembangunan lintasan pejalan kaki yang merupakan lanjutan penataan kawasan Tanah Abang tahap kedua itu akan dilaksanakan bulan Agustus 2018 mendatang.

Terkait desain, dirinya menginginkan penataan Kawasan Tanah Abang layaknya Grand bazzar di Istanbul, Turki. Pihak PD Sarana Jaya pun telah ditunjuk sebagai pelaksana teknis pembangunan yang menelan anggaran lebih dari Rp 50 miliar dari dana Penyertaan Modal Daerah (PMD) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun anggaran 2018.

"Sudah dapat kepastian uangnya dari APBD Perubahan. Ya memang harusnya bisa dikerjakan, pakai apa gitu kan bisa. Kan bisa kerja sama dengan kontraktor, penyedia dana dan sebagainya," ungkapnya kepada wartawan di Balaikota, Gambir, Jakarta Pusat pada Rabu (30/5/2018).

Sementara itu, Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya, Yoory Pinontoan mengungkapkan, pihaknya kini tengah merampungkan perencanaa. Selanjutnya rancangan akan dilelang, sehingga pembangunan dapat segera dilakukan.

"Habis Lebaran, setelah pemenang tender diketahui dapat langsung dikerjakan. Perkiraan selesai dua bulan, sekitar Oktober 2018," ungkapnya dihubungi pada Rabu (30/5/2018).

Namun, Yoory enggan menjelaskan lebih detail terkait konsep pembangunan Skybridge.

Termasuk strategi pembiayaan talangin, mengingat APBD Perubahan DKI Jakarta tahun anggaran 2018 baru disahkan pada bulan Oktober 2018 mendatang. Menurutnya, Skybridge nanti akan menghubungkan stasiun dengan pasar Blok G yang bisa menampung PKL dan pejalan kaki.

"Lebar sky Bridge itu ya satu jalur diatas jalan jati baru raya yang digunakan pedagang saat ini," ungkapnya.

Dihubungi terpisah, Direktur PD Pasar Jaya, Arif Nasution menuturkan, dalam proses pembangunan Skybridge, para PKL di Jalan Jati baru Raya akan direlokasi terlebih dahulu oleh Dinas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

PD Pasar Jaya, katanya, hanya merelokasi pedagang pasar Blok G ke pelataran pasar Blok G yang jumlahnya sekitar 500 orang pedagang.

"Kami hanya bertugas merelokasi PKL di Blok G. Pembangunan skybridge dan revitalisasi gedung Blok G leadernya Sarana Jaya. Relokasi PKL Jalan Jati baru Raya ada di Dinas UMKM," jelasnya.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved