Liga 1

Djadjang Nurdjaman Sebut Borneo Kerap Menakutkan di Kandang

Djajang yang akrab dipanggil Djanur menuturkan bahwa pihaknya memang tidak pantas meremehkan Borneo.

Djadjang Nurdjaman Sebut Borneo Kerap Menakutkan di Kandang
Tribunnews.com
Djadjang Nurdjaman, pelatih Persib Bandung yang telah menyatakan mundur 

BORNEO FC dipastikan tampil tanpa dua pemain pentingnya, yaitu Lerby Eliandri dan Titus Bonai, saat menjamu PSMS Medan pada laga pekan ke-12 Liga 1 2018 di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, pada 1 Juni nanti.

Kondisi itu tidak membuat Pelatih PSMS Medan, Djajang Nurdjaman, merasa diuntungkan.

Menurut Djajang, tim berjuluk Pesut Etam itu akan tetap menakutkan tanpa kedua penyerang tersebut.

Sejauh ini, Lerby dan Tibo, panggilan akrab Titus Bonai, telah mencetak empat gol. Namun,

Lerby harus absen karena panggilan Timnas Indonesia U-23. Sedangkan, Tibo disanksi empat laga oleh Komisi Disiplin PSSI.

"Saya tidak pernah menganggap kekuatan sebuah tim itu akan keropos tanpa kehadiran satu atau dua pemain. Borneo pasti punya pemain yang bisa menggantikan Tibo dan Lerby," kata Djajang.

Baca: Roberto Firmino Sukses Bujuk Fabinho

Djajang yang akrab dipanggil Djanur menuturkan bahwa pihaknya memang tidak pantas meremehkan Borneo.

Pasalnya, Marlon Da Silva dan kawan-kawan selalu tampil beringas di kandang sendiri.

"Borneo selalu menjadi tim yang menakutkan jika tampil di kandang sendiri. Sedangkan, rekor tandang kami buruk. Namun, kami akan memaksimalkan waktu yang ada untuk menyiapkan tim. Saya ingin tim bisa curi poin di kandang Borneo," tutur Djanur.

Selain itu, Djanur menilai bahwa Borneo punya materi pemain asing yang bagus, yakni Julian Faubert, Da Silva, dan Srdjan Lopicic.

"Lopicic yang walaupun namanya tidak sebesar Faubert, tetapi dia merupakan pemain yang bagus. Pemain asing mereka wajib diwaspadai," ujar Djanur.

Baca Selengkapnya hanya di KORAN SUPER BALL, Rabu (30/5/2018)

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help