Dalam Satu Bulan, BNN Sita 31,6 Kilogram Sabu, 5.576 Ekstasi, dan 67,9 Kilogram Katinon

Sebanyak 12 orang diamankan oleh petugas dan satu di antaranya harus meregang nyawa akibat melawan saat akan dilakukan penangkapan.

Dalam Satu Bulan, BNN Sita 31,6 Kilogram Sabu, 5.576 Ekstasi, dan 67,9 Kilogram Katinon
Warta Kota/Rangga Baskoro
Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan barang bukti narkoba dan memperlihatkan tersangka bandar narkoba, Rabu (30/5/2018). 

WARTA KOTA, KRAMATJATI---Dalam periode bulan Maret sampai April 2018, Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menyita sebanyak 31,6 kilogram sabu, 5.576 butir ekstasi, dan 67,9 kilogram katinon. Narkoba tersebut dimusnahkan, Rabu (30/5/2018).

Kepala BNN Komisaris Jenderal Heru Winarko mengatakan, sejumlah barang bukti akan disisihkan untuk keperluan laboratorium beserta pengadilan.

"Total barang bukti yang disita ada 31.700,62 gram sabu, 5.961 butir ekstasi, dan 68 kilogram katinon. Kami sisihkan 85 gram sabu, 385 butir ekstasi, dan 60 gram katinon untuk keperluan laboratorium dan pembuktian perkara," kata Heru di Kantor BNN.

Baca: BNN: Belanda Tidak Mau Diajak Kerja Sama Memberantas Peredaran Narkoba

Barang bukti tersebut berhasil diamankan dari empat kasus berbeda.

Sebanyak 12 orang diamankan oleh petugas dan satu di antaranya harus meregang nyawa akibat melawan saat akan dilakukan penangkapan.

Pada kasus pertama, tiga orang diamankan petugas, yakni MAT, JA, dan PBD, ditangkap di dua tempat berbeda di Jakarta Utara dan Dumai, Riau.

"Berawal dari kecurigaan petugas Bea dan Cukai, PT Pos Pasar Baru, pada Jumat (23/3/2018) terhadap empat koli paket dari Etiopia yang dipecah menjadi dua koli dengan alamat tujuan ke Ancol, Jakarta Utara, dan Bundaran Dumai, Provinsi Riau," kata Heru.

Baca: BNN Ungkap Negara yang Tidak Kooperatif Tangani Kasus Narkoba Internasional

Tersangka MAT berhasil ditangkap petugas di Kantor Pos Jakarta Utara saat hendak mengambil paket berisikan 34 kilogram katinon, sedangkan JA dan PBD diamankan di wilayah Dumai, Riau.

Dari keterangan PBD diketahui, dirinya diperintahkan oleh ibunya untuk menerima paket-paket tersebut.

Pada kasus kedua, petugas menahan tiga orang, yakni JL alias CC, AY, LU.

Halaman
12
Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help