Fenomena Ormas Minta THR Tidak Cukup Sebatas Dilaporkan

Organisasi kemasyarakatan (ormas) yang minta THR menjadi salah satu fenomena yang menjadi perhatian jelang Lebaran.

Fenomena Ormas Minta THR Tidak Cukup Sebatas Dilaporkan
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Karo Penmas Divisi HUmas Mabes Polri Kombes M Iqbal. 

FENOMENA organisasi kemasyarakatan (ormas) yang minta THR menjadi salah satu fenomena yang menjadi perhatian jelang Lebaran.

Dalam video yang diunggah Kompas TV, Selasa (29/5/2018), beredarnya surat edaran dari salah satu ormas, membuat pro dan kontra.

Gubernur Anies Baswedan sudah menginstruksikan jika ada temuan pelanggaran silakan melapor ke pihak berwajib.

Meski demikian, pelaporan terhadap fenomena ini tidak selalu menuai hasil yang positif.

Mabes Polri juga menegaskan, akan menindak Organisasi Masyarakat (Ormas), yang kedapatan meminta THR secara paksa.

Surat FBR minta THR beredar luas.
Surat FBR minta THR beredar luas. (istimewa)

Terlebih jika ditemukan tindak kekerasan dalam pelaksanaannya.

Fenomena ormas minta THR ini dibahas bersama pemerhati sosial, Devi Rachmawati dan Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Mohammad Iqbal.

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved