VIDEO: Narkoba Jenis Daun Khat Diungkap BNN

penyelundup 68 Kg Katinon dan 15.487 butir pil ekstasi yang dikirim melaenlui jasa pgiriman barang.

Bea Cukai dan Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengungkap jaringan penyelundup 68 Kg Katinon dan 15.487 butir pil ekstasi yang dikirim melaenlui jasa pgiriman barang.

Adapun modus yang digunakan adalah dengan menggunakan false compariement dengan menaruh narkotika di dinding kardus paket barang kiriman.

Direktur Jenderal Bea Cukai, Heru Pambu mengatakan pengungkapan jaringan penyelundup 68 Kg Katinon bermula dari informasi intelijen. Petugas mencurigai dua paket dengan alamat tujuan Jakarta Utara, dan dua paket lainnya ke Dumai, Riau.

Keempat paket yang disinyalir berisi narkotika tersebut, tiba di Kantor Pos Pasar Baru pada 16 Maret 2018 dan segera dilakukan pemeriksaan mendalam dan uji sample di Laboratorium Bea Cukai Jakarta.

Hasilnya barang dalam keempat paket tersebut merupakan daun kering dari tanaman Khat yang mengandung katinon.

"Bea Cukai kemudian berkoordinasi dengan BNN untuk melakukan controled delivery pada 23 Maret 2018 di sekitaran Kantor Pos Jakarta Utara, dari penindakan ini petugas gabungan berhasil mengamankan satu orang tersangka," kata Heru, Senin (28/5/2018).

Dikatakan Heru, selain berhasil mengungkap jaringan penyelundup 68 Kg Katinon, petugas Bea Cukai dan BNN juga berhasil mengungkap jaringan penyelundup lima paket barang kiriman yang berisi 15.487 butir ekstasi dan mengamankan dua orang tersangka.

Heru menjelaskan dalam pengungkapan kasus ekstasi, petugas mencurigai paket yang diduga berisi narkotika dan kemudian melakukan pemeriksaan. Hasilnya, petugas menemukan tablet dalam masing-masing paket.

Pada paket pertama ditemukan 3.080 butir tablet, pada paket kedua ditemukan 3.163 butir tablet pada paket ketiga ditemukan 2.993 tablet, dan pada paket keempat ditemukan 3.268 butir tablet. Tablet tersebut kemudian diperiksa di minilab Bea Cukai Soekarno Hatta dan hasilnya menunjukkan bahwa tablet tersebut berupa ekstasi.

"Bea Cukai Soekarno Hatta kemudian berkoordinasi dengan BNN melakukan controlled delivery dua paket barang kiriman tersebut ke Bogor dan Cikarang. Sementara untuk kedua paket sisanya, Bea Cukai Soekarno Hatta dan BNN juga berkoordinasi dengan Bea Cukai Bandung," katanya.

Setelah melakukan pengembangan petugas berhasil mengamankan seorang berinisial MJP, YH, RY, dan S di Cikarang. Dari pengakuan para tersangka paket tersebut diperintah dari dua orang berinisial JN dan WL yang merupakan narapidana Salemba.

Tak sampai di situ petugas melakukan controlled dellivery di Bandung dan berhasil mengamankan TL, LP dan RWS. Dari pengakuan tersangka mereka melakukan pengiriman ekstasi atas perintah JN.

"Total 11 orang yang diamankan dalam satu jaringan yang sama. Penindakan yang berhasil dilakukan oleh petugas gabungan Bea Cukai dan BNN ini tidak semata menyatakan keberhasilan petugas namun merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam melakukan pemberantasan peredaran narkoba," katanya. (JOS)

Penulis: Hamdi Putra
Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved