Pengusaha HMI Sambut Baik Koopssusgab Demi Antisipasi Teror

"Investor menyakini dunia usaha bisa berkembang jika ada jaminan stabilitas keamanan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang

Pengusaha HMI Sambut Baik Koopssusgab Demi Antisipasi Teror
Kompas.com
Moeldoko 

Kalangan pengusaha  mengambut baik kerjasama TNI dan Polri dalam menangani teror, agar dunia investasi di Indonesia terus tumbuh. 

Ketua Himpunan Pengusaha Koprs HMI (HIPKA) Kamrussamad menyebutkan rencana mengaktifkan kembali Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) TNI sebagai bentuk keseriusan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla menjamin keamanan terhadap aset investor dalam dan luar negeri.

"Investor menyakini dunia usaha bisa berkembang jika ada jaminan stabilitas keamanan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang," kata Kamrussamad dalam keterangan persnya yang ditermia, Senin (28/5/2018).

Kamrussamad mengatakan, investor akan menilai keberadaan Koopssusgab akan menjamin keamanan situasi dan kondisi dari segala bentuk ancaman maupun teror di Indonesia.

Ia berharap pemerintah segera bergerak cepat untuk memulihkan kepercayaan investor setelah rentetan kejadian ledakan bom di Indonesia.

Kepala Kantor Staf Kepresidenan, Moeldoko menjelaskan bahwa aturan teknis terkait dengan Koopssusgab akan dirinci melalui Perpres. "Perpres sebagai instrumen teknikal nanti akan dilahirkan segera," ungkap Moeldoko.

Dari sisi latar belakang, dirinya kembali menjelaskan bahwa urgensi dibentuknya Koopssusgab karena bermula dari kecenderungan kondisi strategis global saat ini yang tidak dapat diabaikan. Selain itu utamanya juga untuk memastikan keamanan Indonesia secara keseluruhan, termasuk untuk memajukan perekonomian dan investasi.

Dirinya mencontohkan, negara Spanyol yang relatif aman dan kaya pun ternyata muncul pihak-pihak yang ingin merdeka. Hal-hal seperti itu yang menurutnya harus diantisipasi terjadi di Indonesia.

"Itu perkembangan suatu negara yang cukup damai, tahu-tahu ingin merdeka. Berikutnya perkembanhan terorisme di luar, khususnya Arab, menjadi grup dengan adanya ISIS," tuturnya.

Nantinya, keberadaan Koopssusgab menjadi pasukan super elit yang siaga, jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk mengamankan kondisi negara.

Halaman
12
Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved