Jaga Kesehatan, Kaesang Pangarep Minum Jamu Racikan Jokowi

Sibuk menjalani bisnis setiap harinya, membuat Kaesang Pangarep, putra Presiden Joko Widodo membutuhkan tenaga ekstra setiap harinya.

Jaga Kesehatan, Kaesang Pangarep Minum Jamu Racikan Jokowi
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Kaesang Pangarep 

WARTA KOTA, MAKASAR---Sibuk menjalani bisnis setiap harinya, membuat Kaesang Pangarep (23), putra Presiden Joko Widodo membutuhkan tenaga ekstra setiap harinya.

Terlebih di usianya yang masih muda saat ini, Kaesang berhasil membuka 22 toko cabang untuk bisnis kulinernya, yakni Sang Pisang dan Markobar.

Tidak sendiri, Kaesang bekerja sama dengan sang kakak, Gibran Rakabuming Raka untuk membesarkan bisnis mereka.

Baca: Kaesang Pangarep Buka-bukan Soal Bisnis Pisangnya kepada Pelajar dan Mahasiswa

Untuk menjaga daya tahan tubuhnya ditengah kesibukan mengurusi bisnis kulinernya, Kaesang mengaku kunci kesehatannya, mimun jamu racikan sang ayah.

Joko Widodo setiap paginya sering mengonsumsi jamu untuk daya tahan tubuhnya sendiri.

Dikabarkan, pria yang akrab disapa Jokowi itu meracik sendiri jamu yang ia konsumsi setiap pagi.

"Jaga kondisi puasa dan bisnis, buka puasa minum air, minum air yang banyak sama ada jamunya bapak. Sudah itu aja," kata Kaesang ketika ditemui di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.

Baca: Kaesang Pangarep Isi Suara Tokoh Animasi, Logat Medok Dihilangkan

Kaesang mengaku ia baru untuk mengonsumsi jamu, setelah dirinya sibuk mengurusi bisnis kulinernya.

Suka mengonsumsi jamu diakui Kaesang karena dipaksa sang ayah.

"Dipaksa oleh bapak soalnya, dipaksa minum. Ya sudah sekarang jadi ikut minum terus setiap hari. Baru setahun," katanya.

Meski sering mengonsumsi jamu, Kaesang mengungkapkan rasa dari jamu itu tidak disukai olehnya.

Oleh karena untuk daya tahan tubuh atas anjuran sang ayah, Kaesang memaksakan diri.

Baca: Wow, Pendapatan Kaesang Pangarep Lebih Besar daripada Gaji Presiden Jokowi

"Saya enggak suka rasanya, aneh," katanya.

Kaesang mengatakan, selain meminum jamu, rutin berolahraga agar tidak mudah terserang penyakit.

"Olahraga masih sering, satu jam dua jam sebelum buka puasa, olahraga bentar. Kalau enggak biasanya setelah tarawih. Kalau enggak olahraga gampang sakit soalnya," kata Kaesang.

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved