Instagramable di Kawasan New Selo Boyolali, Latar Belakang Gunung Merbabu-Gunung Merapi

Di New Selo para pengunjung bisa saja naik melalui jalanan setapak jika ingin melihat dari dekat Merapi.

Instagramable di Kawasan New Selo Boyolali, Latar Belakang Gunung Merbabu-Gunung Merapi
Warta Kota/Heribertus Irwan Wahyu Kintoko
Melihat Gunung Merapi dan Gunung Merbabu dari kawasan New Selo, Boyolali, Jawa Tengah. 

WARTA KOTA, PALMERAH----Pagi hari di pertengahan Mei 2018, setelah menempuh perjalanan selama satu jam dari Kota Boyolali, kami tiba di area Balai Taman Nasional Gunung Merapi Dirjen Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam SPTN Wilayah II Boyolali di Dusun Plalakan.

Di kawasan ini merupakan jalur utama pendakian ke Gunung Merapi dari Selo.

Sutarno, warga setempat, kemudian menyarankan kami untuk memakai pick-up jika ingin menuju ke atas, titik pertama pendakian ke Merapi.

Baca: Melihat Gunung Merapi dan Gunung Merbabu di Kawasan Selo Boyolali

Tidak lama kemudian, Tarno memanggil Eko, rekannya, yang memiliki pick-up. "Satu orangnya Rp 20 ribu ya, buat ongkos bensin naik dan turun," kata Tarno.

Pengunjung sebenarnya bisa saja berjalan kaki apabila ingin mendaki keatas dari jalur utama yang berada di bawah tadi.

Akan tetapi selain jalannya yang mendaki dan relatif curam, jaraknya juga cukup jauh. "Dari bawah sampai ke atas, sekitar tiga kilometer," kata Eko.

Melihat jarak yang cukup jauh jika berjalan kaki, kami sepakat memakai jasa Eko mengantarkan ke titik awal pendakian itu.

Baca: Gunung Merapi Kembali Meletus Kamis Dini Hari, Terjadi Hujan Abu di Kawasan Magelang

Sebanyak 12 orang dalam rombongan, kami diangkut di bak belakang pick-up, dan satu rekan lainnya duduk disamping Eko di jok depan. Hanya 10 menit, kami sudah tiba di atas.

Di atas, seperti yang kami maksudkan itu, ditandai oleh tulisan besar New Selo. Dari bawah, tulisan itu sudah terbaca, meskipun terlihat sangat kecil.

Di New Selo, menjadi batas akhir para pengantar, termasuk Eko. Pick-up biru miliknya harus di parkir di tempat yang tak terlalu luas di New Selo.

Halaman
123
Penulis: Heribertus Irwan Wahyu Kintoko
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help