Haji

Sekjen Kementerian Agama: Layanan Katering Haji Tahun 2018 Tak Pakai Minyak Unta

Sesuatu yang menyengat itu kerap dianggap orang Indonesia tidak enak kecuali untuk hal-hal tertentu. Rasa sudah kita uji coba

Sekjen Kementerian Agama: Layanan Katering Haji Tahun 2018 Tak Pakai Minyak Unta
Associated Press/Mosaab Elshamy
Jamaah haji mengeliling Ka'bah di Mekkah, Saudi Arabia. 

 Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nur Syam mengatakan, layanan katering bagi warga Indonesia yang menunaikan ibadah haji di Arab Saudi tahun ini akan berbeda.

Menurut dia, perbedaannya pada penyiapan menu dan cita rasa.

"Katering haji saat ini, cita rasa Indonesia, selera Indonesia, bukan pakai minyak unta," kata Nur Syam di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Minggu (27/5/2018)

Dia menuturkan bahwa pada masa lalu sajian makanan untuk jamaah haji Indonesia dinilai belum bercita rasa Indonesia.

Baca: Lima Kloter Haji Akan Gunakan Bandara Kertajati Majalengka

Aroma makanan pun menyengat. Selain itu,  beberapa makanannya kurang disukai warga Indonesia.

"Sesuatu yang menyengat itu kerap dianggap orang Indonesia tidak enak kecuali untuk hal-hal tertentu. Rasa sudah kita uji coba. Jamaah haji zaman now dengan jaman old sudah berbeda," katanya.

Kementerian Agama, kata Nur Syam, tahun ini sudah membuat kesepakatan dengan perusahaan katering yang mewajibkan mereka memekerjakan koki dari Indonesia.

Pemakaian koki Indonesia itu untuk memastikan hidangan sesuai cita rasa Indonesia.

Editor: Intan Ungaling Dian
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved