Home »

News

» Jakarta

Ramadan 2018

Jasa Penukaran Uang Kecil Pinggir Jalan di Kawasan Kota Tua Sepi Peminat

Selain masih banyak menganggap uang-uang kami ini adalah uang palsu, sekarang kan kebanyakan bank-bank membuka jasa tukarin uang kecil secara gratis.

Jasa Penukaran Uang Kecil Pinggir Jalan di Kawasan Kota Tua Sepi Peminat
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Pekerja jasa penukaran uang receh sedang menunggu konsumen di sekitar kawasan Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat, Minggu (27/5/2018). 

WARTA KOTA, TAMAN SARI--- Jasa penukaran uang pinggir jalan di Kawasan Kota Tua, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, masih sepi peminat, Minggu (27/5/2018).

Kondisi sepi jasa penukaran uang diduga karena warga khawatir peredaran uang palsu saat momen  Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.

Berdasarkan pantauan Warta Kota, hanya bermodal payung dan kursi plastik, nampak para pekerja jasa duduk menunggu konsumen. 

Mereka berharap ada masyarakat yang menukar uang receh kepadanya di sekitar Kota Tua.

Namun, sejak pagi hingga sore hari, Minggu (27/5/2018), beberapa pekerja jasa penukaran uang di pinggir jalan tersebut masih sepi peminat.

"Baru laku penukaran uang sejuta ke uang Rp 5.000-an. Sampai sore, belum ada lagi nih Pak. Jalan ke Jalan Gajah Mada, sepi juga. Saat ini masih sepi peminat," kata Aiman (41), pekerja jasa penukaran uang pinggir jalan.

"Sepi yah karena mungkin banyak orang beranggapan jika uang yang dari jasa penukaran uang, itu palsu. Padahal, uang-uang ini dari modal saya sendiri," ucapnya lagi.

Baca: Tahun Baru Imlek, Pelaku Jasa Tukar Uang Bergerilya di Kawasan Glodok

Menurut Aiman, menjelang Lebaran ini, dia mengeluarkan modal Rp 60 juta untuk jasa penukaran uang.

Setiap uang Rp 100.000 yang ditukar, konsumen harus membayarnya Rp 120.000.

Dia mengaku bahwa pekerjaannya itu berlandaskan kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, dia mendapatkan lembaran pecahan rupiah dengan nominal Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 10.000, dan Rp 50.000, dari tempat resmi.

Halaman
12
Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help