Teknisi Toko Swalayan Dicegat 3 Pria, Dipukuli, Lalu Tas Dibawa Kabur

Seorang pemuda menjadi kroban keganasan bandit jalanan di Jalan Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat.

Teknisi Toko Swalayan Dicegat 3 Pria, Dipukuli, Lalu Tas Dibawa Kabur
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Nurtiawan, seorang teknisi di pasar swalayan menjadi korban keganasan bandit jalanan di Kedaung Kali Angke. 

PEMUDA bernama Nurtiawan (20), warga Jalan Jenar Lor di RT 03/04, Jenar Lor, Purwodadi, Purworejo, Jawa Tengah, bonyok usai dikeroyok tiga orang tak dikenal.

Ketiga pelaku yang belakangan diketahui bernama Muhammad Sophian (21), Maliqul Mulqi (27), dibekuk polisi tak lama setelah laporan masuk. Seorang lagi bernama Samsir kini masih dalam pengejaran.

Sebelum dikeroyok, Nurtiawan dituduh ketiga pria tersebur lantaran telah memukuli adik dari salah satu dari tiga pelaku.

"Setelah dituduh memukul adik dari salah satu pelaku, Nurtiawan lalu dipukuli dan barang bawaannya diambil," tutur Kapolsek Cengkareng Kompol M Khoiri, Jumat (25/5/2018).

Pengeroyokan berawal sewaktu Nurtiawan pulang kerja sebagai teknisi di sebuah swalayan di kawasan Jakarta Utara.

Setelah turun dari mikrolet dan berjalan kaki di Jalan Baru, Kelurahan Kedaung Kali Angke, ia dihampiri dua pelaku yang bersepeda motor, yakni Sopian dan Maliqul.

Keduanya langsung menuduh korban memukul adik pelaku. 

"Korban lalu diajak naik di motor dan dibawa ke bibir Kali Kedaung Angke untuk dipertemukan dengan orang yang disebut-sebut telah dipukulinya. Akhirnya korban menuruti keinginan pelaku ini," paparnya.

Dalam perjalalan, kedua pelaku meminta barang korban di dalam tas kemudian dititipkan ke salah satu pelaku, sebelum tiba di lokasi pemberhentian, yakni bibir kali Kedaung Kali Angke.

Ketiga pelaku juga minta ponsel tetapi Nurtiawan menolak dan berusaha melawan sehingga terjadi pekelahian.

Nurtiawan terjatuh setelah kepala bagian belakangnya dipukul dengan batu dan berdarah. Pelaku langsung kabur menggunakan sepeda motor.

Saat itu Nurtiawan sempat berteriak minta tolong dan direspon warga yang berdatangan menolongnya dan melapor ke polisi. 

Anggota buser yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Dedi Herdiana dengan Panit Reskrim, Iptu Rahmad Kurniantoro langsung mendatangi lokasi kejadian.

"Kami juga menolong dan membawa korban ke RS Cengkareng. Selanjutnya kamu melaksanakan penyelidikan dan Kamis malam berhasil mmenangkap dua pelaku, antara lain Sopian dan Maliqul. ," ujar Khoiri.

Polisi juga menyita barang bukti dua motor yang digunakan pelaku yaitu Honda New CBR 150 B-4408-BHB dan Honda BEAT biru putih B-4186-BMC. 

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved