Bulog Mempunyai Tiga Strategi Mengamankan Stok Beras Hingga Lebaran

Memastikan bahwa dalam program stabilisasi tersebut, Bulog menjamin ketersediaan stok ada di seluruh Indonesia.

Bulog Mempunyai Tiga Strategi Mengamankan Stok Beras Hingga Lebaran
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Karyawan Gunarso sedangan memeriksa ketersediaan beras selama Ramadan hingga setelah Lebaran, Kamis (24/5/2018). 

WARTA KOTA, TANJUNG PRIOK---Selama bulan Ramadan dan menjelang hari raya Lebaran, Badan Urusan Logistik (Bulog) melakukan ketersediaan stok dan stabilisasi harga dengan tiga strategi utama.

Karyawan Gunarso, Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog, mengatakan, strategi pertama adalah memastikan bahwa dalam program stabilisasi tersebut, Bulog menjamin ketersediaan stok ada di seluruh Indonesia.

Baca: Bulog Dapat Izin Impor Beras 1 Juta Ton

Berikutnya adalah dengan melakukan penyebaran atau menggelontorkan beras melalui tiga cara utama.

“Pertama kami menyalurkan, mendistribusikan dan menggelontorkan beras ini langsung door to door kepada konsumen. Selanjutnya bekerja sama dan sinergi dengan BUMN di mana ada empat-lima BUMN yang terlibat dalam stabilisasi harga ini. Setelahnya bekerja sama dengan lembaga dan kementerian lainnya,” kata Gunarso, Kamis (24/5/2018).

Langkah terakhir, menurut Gunarso, saat ini pihaknya berusaha mencari solusi bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar bisa mendapatkan beras dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga terjangkau.

Baca: Cegah Mafia Lakukan Penimbunan, Beras Sasetan Bulog Bakal Dijual Rp 2.000

Untuk itu, Bulog meminta agar masyarakat tidak perlu khawatir dengan cadangan beras selama Bulan Ramadan hingga Lebaran.

Pasalnya stok beras yang ada saat ini sudah dipastikan aman hingga melewati Lebaran.

Gunarso mengatakan, saat ini ada sebanyak 1,3 juta ton stok beras yang ada di seluruh Indonesia.

Jumlah tersebut dipastikan cukup memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.

“Saya kira dengan stok yang ada, cukup untuk memenuhi kebutuhan di bulan Ramadan dan Lebaran. Enggak perlu khawatir, saya kira stok ini cukup untuk melewati Lebaran, sampai setelah Lebaran pun cukup,” kata Gunarso.

Baca: Buwas Jadi Direktur Utama Bulog, Ini Kata Jokowi

Gunarso mengatakan, 1,3 juta ton stok beras itu akan didistribusikan ke gudang Bulog yang saat ini berjumlah sebanyak 1.555 unit di seluruh Indonesia dengan total kapasitas 4 juta ton beras.

“1,3 juta ton stok beras ini kami sudah distribusikan ke seluruh gudang-gudang di Indonesia. Bahkan sampai tersebar ke daerah perbatasan seperti di Sanggau, perbatasan antara Indonesia dan Malaysia,” katanya.

Pasalnya Bulog memiliki dua tugas penting dimana yang pertama adalah menjaga jumlah pasokan di mana setidaknya memiliki 1-1,5 juta ton cadangan beras pemerintah. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved