Warga Muara Gembong Terhimpit di Pesisir Bekasi

Muara Gembong merupakan satu dari 23 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, seakan tak terjamah hingga banyak warganya hidup di bawah garis kemiskinan.

Warga Muara Gembong Terhimpit di Pesisir Bekasi
Muhammad Azzam

KECAMATAN Muara Gembong merupakan satu dari 23 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, sebagai daerah terluar, kawasan pesisir itu seakan tak terjamah hingga banyak warganya hidup di bawah garis kemiskinan.

Meski wilayah Bekasi disebut-sebut sebagai kawasan penyangga Ibu Kota Jakarta, rupaya hal itu tidak berlaku untuk wilayah Muara Gembong.

Akses yang jauh dari pusat Pemerintahan membuat Kecamatan Muara Gembong seakan tak terjamah pembangunan Pemerintah Daerah.

Pekerjaan warga Muara Gembong unik, masyarakat dekat pesisir pantai lebih dominan berprofesi sebagai nelayan, namun warga yang tinggal sedikit lebih ke selatan mayoritas berpfoesi sebagai buruh tani.

Seperti halnya di Kampung Bulak, Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muara Gembong Kabupaten Bekasi. Mayoritas warga hidup bergantung pada hasil panen padi.

Hendri Saluanudi (40) warga asli Kampung Bulak mengatakan, hampir 90 persen warga berprofesi sebagai buruh tani, selebihnya ada yang berprofesi sebagai kuli bangunan adapula yang bekerja di pabrik namun jumlahnya sangat sedikit.

"Disini mayoritas bergantung pada profesi bertani, sekeren-kerennya juga jadi buruh pabrik di kawasan Cikarang,"ungkap Hendri kepada Warta Kota, Rabu (23/5/2018).

Hendri mengatakan warga bertani bukan milik lahannya sendiri, tetapi ada tuan tanahnya.

Warga hanya menggarap ladang yang nanti hasilnya juga dibagi kepada pemilik tanah.

"Warga sini kebanyakan garap tanah orang, ada yang memang enggak perlu dibagi hasil bertaninya, ada yang pemilik lahannya minta,"ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help