Warga Muara Gembong Bekasi Minta Pemerintah Ubah Air Laut Jadi Layak Pakai

Sopian mengaku ia bersama warga lainnya mengandalkan bantuan dari pemerintah setempat dan membeli air dari tukang air keliling.

Warga Muara Gembong Bekasi Minta Pemerintah Ubah Air Laut Jadi Layak Pakai
WARTA KOTA/MUHAMAD AZZAM
Kampung Bulak Desa Pantai Harapan Jaya, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. 

MUARA Gembong merupakan satu dari 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang lokasinya berada di pedalaman dekat pesisir pantai, sehingga membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih.

Bahkan, sumur mereka kerap kali kekeringan dan airnya payau.

"Iya, biar tidak asin airnya, harus gali sumurnya yang dalam, bisa 15 sampai 20 meter lebih kedalaman sumurnya. Itu juga kadang suka kering airnya," ungkap Sopian (34), warga Desa Pantai Mekar, Muara Gembong, Rabu (23/5/2018).

Baca: Gerak-geriknya Mencurigakan, Polisi Ciduk Dua Pemakai Sabu di Tanjung Priok

Sopian mengaku ia bersama warga lainnya mengandalkan bantuan dari pemerintah setempat dan membeli air dari tukang air keliling.

"Ya kalau tiap kali benar-benat kering kita suka ngadu ke desa minta bantuan air, tapi kadang suka lama dikasihnya, jadi kita kadang beli air. Air sih ada sebenarnya, tapi asin, jadi enggak bagus buat sehari-hari seperti mandi, minum dan lainnya," papar Sopian.

Hendri Saluanudi (40), warga Kampung Bulak Desa Pantai Harapan Jaya, Muara Gembong mengungkapkan, warga tidak mungkin membeli air bersih yang dijual cukup mahal untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Baca: Tak Ada Jaminan Keamanan, Jemaah Ahmadiyah di NTB 12 Tahun Menjadi Pengungsi

Katanya, permasalahan air bersih memang menjadi masalah klasik yang dialami warga. Pemerintah seakan tidak memiliki solusi untuk mengatasinya.

"Kekeringan dan minimnya air bersih selalu menghantui warga sini (Muara Gembong). Saya rasa pemerintah harus memikirkan solusi berkepanjangan, jangan hanya sesaat. Air laut itu banyak, cobalah ubah itu air laut jadi air layak pakai, kan teknologi sekarang sudah canggih," tuturnya. (*)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help