Perusahaan Audit Ini Sebut Manchester United Masih yang Termahal

Manchester United merajai daftar dan mengungguli dua raksasa Spanyol, Real Madrid dan Barcelona, yang menduduki posisi kedua dan ketiga.

Perusahaan Audit Ini Sebut Manchester United Masih yang Termahal
eOffice
Manchester United 

PERUSAHAAN jasa audit internasional, KPMG, merilis daftar 10 tim terkaya musim ini.

Raksasa Liga Inggris, Manchester United, masih menjadi tim dengan nilai termahal dalam daftar tersebut.

Penelitian ini diambil berdasarkan pada musim 2015-2016 dan 2016-2017.

Aspek yang diteliti adalah jumlah keuntungan sebuah tim, hak siar, popularitas, potensi tim, dan nilai stadion.

Dari segi itu, Manchester United merajai daftar dan mengungguli dua raksasa Spanyol, Real Madrid dan Barcelona, yang menduduki posisi kedua dan ketiga.

Dalam daftar 10 besar itu, enam di antaranya dikuasai oleh tim-tim dari Liga Inggris.

Menurut Kepala Bidang Olahraga KPMG, Andrea Sartori, pertumbuhan industri sepak bola meningkat pesat dibandingkan tahun lalu.

Baca: Indonesia Kalah dari Tiongkok dan Tempati Posisi Kedua Grup D

Hal itu disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya pengeluaran jor-joran di bursa transfer.

“Pertumbuhan keseluruhan klub didorong oleh faktor yang berbeda-beda, salah satunya peningkatan pendapatan operasional yang mencapai delapan persen,” ucap Sartori dilansir Football5Star.com.

“Aktivitas transfer dan biaya yang dikeluarkan untuk staf juga membuat tren peningkatan pendapatan semakin kentara,” tuturnya.

Selain Manchester United, Manchester City, Arsenal, Chelsea, dan Liverpool juga masuk dalam daftar 10 besar tim termahal.

Berikut daftar 10 besar tim termahal berdasarkan nilai bisnis menurut KPMG:

- Manchester United – €3.255 billion
- Real Madrid – €2.92 bn
- Barcelona – €2.78 bn
- Bayern Muenchen – €2.55 bn
- Manchester City – €2.16 bn
- Arsenal – €2.10 bn
- Chelsea – €1.76 bn
- Liverpool – €1.58 bn
- Juventus – €1.30 bn
- Tottenham Hotspur – €1.29 bn

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help