Pengendara di Bekasi Keluhkan Tetesan Air Sampah DKI

Warga mengetahui armada tersebut milik DKI karena terpasang stiker dan cat berlambang Ibu Kota di bagian pintu truk.

Pengendara di Bekasi Keluhkan Tetesan Air Sampah DKI
Istimewa
TRUK sampah Pemprov DKI Jakarta melintas di ruas jalan di wilayah Bekasi. 

PENGENDARA di Kota Bekasi mengeluhkan bobroknya truk sampah DKI Jakarta. Sebab truk yang hendak membuang sampahnya ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi ini meneteskan air licit berbau busuk saat melintas di ruas jalan protokol.

Selain menimbulkan bau atau aroma tidak sedap, keberadaan air sampah juga membahayakan pengendara motor karena kandungannya berminyak sehingga jalan menjadi licin.

"Percikan airnya juga membuat jaket yang dipakai menjadi bau," kata Andi (29) pengendara motor, Rabu (23/5/2018).

TRUK sampah Pemprov DKI Jakarta melintas di ruas jalan di wilayah Bekasi.
TRUK sampah Pemprov DKI Jakarta melintas di ruas jalan di wilayah Bekasi. (Istimewa)

Andi mengaku kerap menjaga jarak bila melihat truk sampah di depannya. Upaya itu dilakukan guna menghindari kendaraan pengangkut sampah itu dan agar pakaian yang dikenakannya tidak berbau sampah.

Dia melakukan hal itu berdasarkan pengalamannya di rumah. Sang istri kerap protes karena sepeda motor dan jaket yang dikenakannya berbau sampah.

"Padahal kadang saya tidak sempat menghindari tetesan sampah. Kalau sudah kena tetesan air itu, yah saya sempatkan dulu membersihkan motor ke tempat pencucian sebelum pulang ke rumah," ujar Andi.

TRUK sampah Pemprov DKI Jakarta melintas di ruas jalan di wilayah Bekasi.
TRUK sampah Pemprov DKI Jakarta melintas di ruas jalan di wilayah Bekasi. (Istimewa)

Senada juga diungkapkan Akbar (34) pengendara motor lainnya. Menurut dia, tetesan air licit itu biasa terjadi di ruas Jalan Raya Narogong, Jalan Sudirman dan Jalan Ahmad Yani.

Amat disayangkan, kata dia, ruas jalan protokol yang menjadi gerbang masuk pusat Kota Bekasi berbau sampah.

"Setahu saya kalau jalan protokol harus bersih. Baik bersih lingkungannya dan bersih pelanggaran lalu lintas," kata Akbar.

Dia meminta kepada pemerintah dalam hal ini DKI Jakarta untuk memperbaiki truk sampah miliknya. Warga mengetahui armada tersebut milik DKI karena terpasang stiker dan cat berlambang Ibu Kota di bagian pintu truk.

"Di pintunya juga ada tulisan DKI Jakarta," ujarnya. 

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved