Ngabalin Direkrut Istana untuk Menjembatani Komunikasi dengan Ulama

Nico menyampaikan pesan dari Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan mengajak Ngabalin bergabung membantu pemerintah.

Ngabalin Direkrut Istana untuk Menjembatani Komunikasi dengan Ulama
Kompas.com
Ali Mochtar Ngabalin 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Lama tak terdengar kabarnya, politisi Partai Golkar, Ali Mochtar Ngabalin kini masuk ke dalam lingkaran Istana Kepresidenan.

Sebelum berlabuh di Partai Golkar, politisi ini dikenal sebagai politisi Partai Bulan Bintang.

Ali Mochtar Ngabalin kini dipercaya menjadi tenaga ahli utama Kepala Staf Presiden ( KSP).

"Iya betul, saya jadi tenaga ahli utama KSP," kata Ngabalin kepada Kompas.com, Rabu (23/5/2018).

Ngabalin mengatakan, ia bertugas di bawah Deputi IV KSP yang membidangi Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi.

Tugasnya adalah mengkomunikasikan berbagai pencapaian pemerintah.

Ngabalin menceritakan, awalnya, ia dihubungi oleh Staf Khusus Presiden, Nico Harjanto.

Nico lalu menyampaikan pesan dari Menteri Sekretaris Negara, Pratikno dan mengajak Ngabalin bergabung membantu pemerintah.

"Ya saya bilang terima kasih, waktu, tenaga pikiran, ilmu, saya persembahkan ke negara," kata Ngabalin.

Ngabalin mengakui bahwa ia sebelumnya kerap mengkritik pemerintahan Jokowi.

Namun, ia justru beralasan bersedia masuk ke pemerintahan agar bisa menjadi penyambung antara kepentingan ulama dan pemerintah.

Lagipula, Ngabalin menegaskan bahwa tak ada yang abadi dalam politik.

"Ya politik itu kan sebetulnya dinamis. Saya pikir teman teman di media tahu politik itu dinamis. Itulah khasanah politik yang membuat kita menjadi kaya," ujarnya.  (Ihsanuddin)

Tautan asal: Ngibuli

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help