Sebelum Melakukan LASIK Harus Memperhatikan Beberapa Hal

Meningkatkan kualitas hidup karena setelah melakukan tindakan LASIK pasien tidak lagi tergantung pada alat bantu berupa kacamata atau lensa kontak.

Sebelum Melakukan LASIK Harus Memperhatikan Beberapa Hal
dok. google
Ilustrasi

WARTA KOTA, PALMERAH---Dokter Sophia Pujiastuti SpM(K) MM, Founder & Ophthalmologist SILC LASIK Center, mengatakan, Laser Assisted In Situ Keratomileusis (LASIK) dikenal dapat meningkatkan kualitas hidup karena setelah melakukan tindakan LASIK pasien tidak lagi tergantung pada alat bantu berupa kacamata atau lensa kontak.

Meski demikian, Sophia mengatakan, terdapat beberapa syarat dan kriteria sebelum melakukan LASIK. Antara lain kondisi kelainan myopia berkisar minus 1 D sampai minus 13 D, astigmatisma minus 1 D sampai minus 5 D, hypermetropia plus 1 D sampai plus 4 D, serta koreksi kelainan refraksi stabil dalam 6-12 bulan.

Baca: Penting Dipahami Sebelum Memilih LASIK

"Di samping itu pasien harus berusia diatas 18 tahun karena ukuran koreksi refraksi atau ukuran kacamatanya belum stabil sehingga dikhawatirkan akan muncul kelainan refraksi atau ukuran kacamata baru setelah LASIK," kata Sophia beberapa waktu lalu.

Sophia mengatakan, penting diketahui bahwa pasien LASIK juga diharuskan tidak sedang hamil atau menyusui serta tidak memiliki kelainan atau gangguan kesehatan, khususnya kesehatan mata seperti katarak, glaukoma, infeksi, atau masalah dengan retina.

Di sisi lain, dengan begitu banyaknya manfaat LASIK, sampai saat ini masih terdapat beberapa hambatan dalam melakukan tindakan LASIK.

Baca: Isyana Sarasvati Habis Jalani Operasi Mata

Satu di antaranya adalah biaya yang sangat mahal. Untuk diketahui, biaya untuk operasi LASIK satu mata mencapai sekitar Rp 15 juta, atau Rp 30 juta untuk sepasang mata.

Meski tidak menyebutkan harga secara spesifik, Marketing Manager SILC LASIK Center, Kastam AMd RO, mengatakan, pihaknya menawarkan operasi LASIK dengan harga terjangkau dan biaya operasi dapat dicicil. Selain itu, bebas biaya kontrol setelah operasi sampai satu bulan.

Salah seorang pasien LASIK yang berprofesi sebagai pramugari, Debby Debora, mengaku merasakan perubahan besar sejak dia memutuskan untuk menjalani tindakan LASIK.

Dia yang sebelumnya selalu direpotkan oleh kacamata dan lensa kontak merasa lebih bahagia setelah merasakan hasil operasi LASIK.

"Jika kualitas penglihatan kita buruk pastinya akan menghambat kelancaran kegiatan sehari-hari khususnya bagi yang bekerja. Saya bekerja di depan komputer, menghadiri presentasi. Semua kegiatan itu membutuhkan kualitas mata yang baik," kata Debby.

"Saya sempat merasakan penglihatan yang buruk sebelumnya, sampai akhirnya saya mencoba teknologi LASIK. Dengan penyertaan Tuhan, dan hasil kerjasama yang baik antara dokter dan perawat kepada saya, seluruh rangkaian operasi berjalan lancar. Sekarang saya lebih bahagia karena tidak perlu menggunakan kacamata, ataupun repot dengan softlens kemanapun saya pergi," katanya.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help