Rancamaya Buka Distrik Baru di Lahan Simpanan, Hanya 100 Meter dari GT Bocimi

Lokasi proyek Rancamaya Golf Estate ini hanya akan berjarak sekitar 100 meter dari pintu masuk Tol Bocimi.

Rancamaya Buka Distrik Baru di Lahan Simpanan, Hanya 100 Meter dari GT Bocimi
Dok. Rancamaya
LAHAN simpanan terakhir dari pengembangan Rancamaya 1 ini berlokasi dekat akses Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) dan akan terhubung langsung ke jalan tembus dalam kota Bogor atau Bogor Inner Ring Road (BIRR). 

RANCAMAYA membuka distrik baru bernama Kingsville seluas 28 hektar. Lahan simpanan terakhir dari pengembangan Rancamaya 1 ini berlokasi dekat akses tol Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi).

Selain itu, lahan ini juga akan terhubung langsung ke jalan tembus dalam kota Bogor atau Bogor Inner Ring Road (BIRR).

"Tahap pertama dan kedua atau klaster Salvador sudah habis terjual pada Maret kemarin dan pada Mei ini kami mulai pasarkan tahap ketiga," ujar Henny Hendrawan, Direktur PT Suryamas Dutamakmur Tbk, pengembang Rancamaya Golf Estate, Kamis (17/5/2018).

Salvador merupakan hunian untuk kelas menengah dengan variasi tipe hunian yang dibanderol mulai Rp670 jutaan. Untuk pembelian dengan KPR, lanjut Henny, saat ini Suryamas menawarkan promosi subsidi bunga KPR.

"Sampai sekarang ini kami sudah membangun 1.300 hunian untuk menengah atas di 26 klaster. Penghuninya mencapai sekitar 800 jiwa."

Dia optimistis daya jual proyek ini adalah dengan beroperasinya Tol Bocimi Seksi 1. Dengan beroperasinya tol tersebut, lokasi proyek Rancamaya Golf Estate ini hanya akan berjarak sekitar 100 meter dari pintu masuk Tol Bocimi.

Ruas tol ini akan mengurai kemacetan di jalur Jagorawi-Ciawi-Sukabumi sebagai titik kemacetan terparah di percabangan Puncak-Jalan Raya Sukabumi, dan di perempatan Pasar Ciawi.

Dua koridor ini merupakan pertemuan kendaraan dari Bogor-Puncak-Jagorawi dan sebaliknya.

"Nantinya, dari Rancamaya ke Jakarta untuk masuk ke Tol Jagorawi tidak perlu lagi lewat pasar ke gerbang tol Ciawi yang selama ini harus dilalui dan terpaksa melawan macet dari Puncak. Nantinya, ke Jakarta bisa ditempuh dalam waktu 45 menit. Ini akan jadi stimulus pertumbuhan harga jual properti kami," kata Henny.

Terus Dikebut

Sampai saat ini pembangunan proyek Tol Bocimi memang terus dikebut. Pengerjaan Seksi 1 ruas Ciawi-Cigombong sepanjang 15,3 km dari total keseluruhan jalan tol sepanjang 54 kilometer tercatat sudah mencapai 77,39 persen yang mencakup pengerjaan struktur, tanah (perataan, penggalian dan pengurukan) dan perkerasan.

Pada kunjungannya April lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, mengatakan bahwa target pembangunan Tol Bocimi Seksi 1 harus tuntas sebelum Juli 2018.

Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Jabar Wiwiek Sisto Widayat usai rapat identifikasi potensi daerah sebagai dampak dari pembangunan Tol Bocimi di Balai Kota Sukabumi mengatakan bahwa pembangunan jalan tol tersebut diprediksi mengerek pertumbuhan ekonomi Jabar sekitar 0,76 persen pada 2019.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rancamaya Buka Distrik Baru Jelang Beroperasinya Tol Bocimi"

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved