Bogor Masih Jadi Pilihan Tempat Tinggal

Sebagai penyangga Ibu Kota negara, kawasan Bogor menjadi pilihan sebagian orang untuk tempat tinggal.

Bogor Masih Jadi Pilihan Tempat Tinggal
Kementerian PUPR
Akses menuju tol BORR yang ditawarkan juga oleh pengembang dalam memasarkan produknya. 

WARTA KOTA, PALMERAH---Sebagai penyangga Ibu Kota negara, kawasan Bogor menjadi pilihan sebagian orang untuk tempat tinggal.

Terutama yang menginginkan suasana yang masih asri. Selain itu, harga rumah di wilayah Bogor relatif masih terjangkau.

Baca: Milenial Mulai Lirik Investasi Properti, Ini Buktinya

Salah satu pengembang yang “bermain” di wilayah Bogor, PT Semangat Panca Bersaudara, anak perusahaan Kalindo Land Group merasakan masih derasnya permintaan rumah di Bogor.

Pengembang yang membangun Perumahan Villa Bogor Indah ini sudah memasuki tahap enam, dan tahap satu, dua, tiga, dan lima sudah habis terjual.

Sentot Sudaryono, Direktur Marketing Kalindo Land, mengatakan, selain masyarakat Kota Bogor dan sekitarnya yang membeli, tidak sedikit pembeli rumah Villa Bogor Indah adalah keluarga muda (milenial) yang bekerja di Jakarta.

Baca: AREBI Menggelar Pameran Properti dengan Target Transaksi Rp 500 Miliar

Sentot mengatakan, Villa Bogor Indah enam ini lokasinya berada di Jl. Raya Karadenan, Pasir Jambu, Sukaraja, Bogor. Ada beberapa kemudahan aksesibilitas untuk menuju lokasi.

"Proyek kami dapat diakses melalui gerbang tol Sentul hanya 15 menit, tembus ke Jalan Pemda, lewat Stadion Pakansari. Dan nanti jika tol Bogor Outer Ring Road (BORR) beroperasi 2019, maka aksesnya akan makin mudah,” kata Sentot dalam keterangan tertulis, Selasa (22/5/2018).

Selain itu, Villa Bogor Indah 6 juga dekat dari Stasiun Kereta Cilebut. Sehingga mobilitas penghuni yang bekerja di Jakarta lebih mudah dan murah.

Cecep Prayitno, Manager Marketing Kalindo Land, mengatakan, untuk rumah kelas real estate, harga rumahnya tergolong cukup terjangkau. Harga mulai Rp 486 juta hingga Rp 1,3 miliar.

Baca: Ini Pameran Properti Zaman Now, Berburu Hunian Cuma dengan Nge-klik

Harga tanah masih sekitar Rp 3 jutaan per meter persegi, dibanding perumahan lain yang rata-rata Rp 4 jutaan sampai Rp 5 jutaan per meter persegi.

“Jika dibanding dengan perumahan sekelas di sekitar proyek kami, harga yang ditawarkan di Villa Bogor Indah 6 lebih rendah 10 hingga 20 persen," kata Cecep.

Di atas lahan 12,5 hektare rencananya akan dibangun 728 unit rumah dalam 7 klaster. Sekitar 30 persen atau 250 unit sudah terjual, dan sudah dihuni sekitar 120 kepala keluarga.

Ke depan akan ada penambahan lahan sekitar sembilan hektare dengan tambahan 500 unit rumah.

Baca: Jakarta Propertindo Optimistis Proyek LRT Kelapa Gading-Velodrome Selesai Sesuai Target

“Penjualan rumah Villa Bogor Indah 6 di semester 1 2018 ini cukup bagus. Dalam sebulan rata-rata terjual 30 unit rumah. Tahun lalu kami mencapai target penjualan Rp 50 miliar, dan tahun ini kami tetap optimistis bisa capai target lagi sebesar Rp 60 miliar. Apalagi sekarang bank memberikan suku bunga ringan, sehingga angsurannya makin terjangkau,” kata Cecep.

Target market yang dibidik dari segi penghasilan sekitar Rp 7 juta. Sementara untuk produk harga Rp 1 miliar, diperuntukkan bagi konsumen berpenghasilan berkisar Rp20-30 jutaan. Dengan tingkat kenaikan harga rata-rata 15 persen per tahun. 

Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help