Home »

Depok

Ban Belakang Kejeblos di Parit, Truk Fuso Dinas PUPR Depok Bikin Macet Jalan Raya Citayam

Sebuah truk fuso milik Dinas PUPR Kota Depok, kejeblos ban belakangnya di saluran air dan membuat macet Jalan Raya Citayam.

Ban Belakang Kejeblos di Parit, Truk Fuso Dinas PUPR Depok Bikin Macet Jalan Raya Citayam
Sebuah truk milik Dinas PUPR Kota Depok terperosok ban belakangnya dan sempat memacetkan Jalan Raya Citayam. 

SEBUAH truk fuso milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, terperosok ke saluran air di sisi Jalan Raya Citayam, pada kedua ban belakangnya, Selasa (22/5/3018) siang sekira pukul 11.00.

Akibatnya truk tidak dapat bergerak dan badan truk melintang hingga menutup sebagian besar ruas Jalan Raya Citayam, tepatnya di sekitar Gang Pule, Pondok Jaya, Cipayung, Depok.

Kemacetan langsung terjadi di sekitar lokasi. Sebab mobil atau kendaraan roda empat dari kedua arah, tidak dapat melintas dan mesti mencari jalan alternatif lain.

Sementara sepeda motor dari kedua arah bergantian melewati sisa jalan yang tidak tertutup badan truk.

Noval (32), warga Pondok Jaya, Cipayung menuturkan terperosoknya ban belakang truk ke parit, karena sopir truk memaksa hendak memutar arah di sekitar lokasi kejadian.

"Padahal jalannya kecil dan gak ada ruang yang cukup. Tapi sopirnya maksa tetap muter, dan akhirnya ban belakang kejeblos parit," kata Noval.

Ia mengatakan peristiwa terperosoknya truk bertanda milik Dinas PUPR Depok itu terjadi sekira pukul 11.00.

Namun sampai pukul 12.20, truk masih tetap berada di sana dengan dijaga petugas polisi dan petugas dari Dinas PUPR Depok.

"Katanya sih, nunggu mobil derek untuk naril truk keluar dari parit, datang," katanya.

Kasat Lantas Polresta Depok Kompol Sutomo mengatakan pihaknya sudah menurunkan petugasnya ke lokasi truk terperosol, untuk mengatur lalu lintas agar tidak macet parah. "Untuk mobil, sementara tidak dapat melintas. Sehingga kami imbau melewati jalan alternatif lain melalui jalan lingkungan permukiman warga," katanya.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help