Antisipasi Teror, Bekasi Tiadakan Hari Bebas Kendaraan Tiga Kali

Dengan alasan antisipasi teror bom, Pemkot Bekasi meniadakan hari bebas kendaraan bermotor tiga kali.

Antisipasi Teror, Bekasi Tiadakan Hari Bebas Kendaraan Tiga Kali
Warta Kota/Feryanto Hadi
Ilustrasi kegiatan hari bebas kendaraan. 

PEMERINTAH Kota Bekasi meniadakan hari bebas kendaraan bermotor atau car fee day (CFD) selama tiga kali di hari Minggu di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan. Tiga hari itu yakni 10 Juni, 17 Juni dan 24 Juni.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Jumhana Luthfi mengatakan CFD akan kembali digelar pada Minggu, 1 Juli mendatang. Pelaksanaan CFD ditunda karena beberapa faktor, yakni maraknya aksi teror di wilayah Jawa Timur.

"Ditiadakan dulu untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban dampak dari aksi teror yang terjadi belakangan ini," kata Luthfi pada Selasa (22/5/2018).

Menurut dia, penghapusan sementara kegiatan CFD guna menekan potensi aksi teror yang marak terjadi.

Apalagi konsentrasi massa pada pelaksanaan CFD cukup tinggi. Pada bulan Ramadan bisa mencapai 1.000 orang, namun pada bulan biasa menembus 5.000 orang.

"Keputusan ini diambil setelah berkoordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan tokoh masyarakat. Kami khawatir konsentrasi massa saat pelaksanaan CFD bisa menjadi peluang teror, maka kami tiadakan dulu selama bulan Ramadan," ujarnya.

Tidak hanya itu, kata dia, pengurangan kegiatan CFD ini sekaligus menghormati umat muslim yang menjalankan ibadah puasa.

Sebab ada beberapa pedagang makanan yang menjajakan jualannya dan masyarakat yang menikmati minumannya saat berolahraga pagi.

Selain itu, dalam waktu dekat juga diadakan persiapan pengamanan arus mudik Idul Fitri 1439 H. "Keputusan ini telah diperkuat dengan surat edaran Nomor 024/2970/Dinas LH tentang Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor Kota Bekasi pada Bulan Suci Ramadan 1439 H," jelasnya.

"Dokumen itu diteken oleh Penjabat Wali Kota Bekasi," tambahnya.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help