Polisi Masih Menyelidiki Motif Penusukan yang Terjadi di Dekat Rumah Makan

Sempat melarikan diri setelah melakukan penusukan, Adnan alias Agam (24) dapat ditangkap polisi di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (19/5/2018).

Polisi Masih Menyelidiki Motif Penusukan yang Terjadi di Dekat Rumah Makan
Warta Kota/Agus Rijanto
ilustrasi 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU---Sempat melarikan diri setelah melakukan penusukan, Adnan alias Agam (24) dapat ditangkap polisi Metro Jakarta Selatan di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (19/5/2018).

Agam melakukan penusukan terhadap Anggi di depan rumah makan Bakso Boedjangan di Jalan Mahakam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (3/5/2018).

Baca: Dua Pelaku Penusukan Dwiko dengan Besi Pencacah Es Dibekuk, Satu Orang Buron

Mengenai mofif penusukan itu, kata Kasatreskrim Polres Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Steven Tamuntuan mengatakan, masih menyelidiki kasus penusukan ini, dan pelaku sudah mengakui perbuatannya.

Meskipun demikian, upaya kepolisian patut diapresiasi karena bisa mengungkap kasus ini, termasuk menangkap pembunuhnya, sekitar dua pekan.

Baca: Pelaku Tawuran dan Penusukan Diawali Saling Ejek di Medsos Gagal Menikah karena Ditangkap

"Pelaku sudah kami tangkap di simpang Jalan Kolonel Atmo, tepatnya di depan sebuah toko kosmetik di Palembang, Sabtu kemarin," kata Steven kepada wartawan, Minggu (20/5/2018).

Steven mengatakan, setelah pelaku sampai di Jakarta akan dibawa ke Polres Metro Jakarta Selatan dulu untuk dilakukan serah terima dari Tim Resmob Polres ke penyidik Polsek Kebayoran Baru.

"Mengingat LP (laporan) di polsek maka akan diserahkan proses penyidikan di polsek. Tim polres tugasnya bantu menangkap karena jangkauan lebih luas dan didukung oleh IT," katanya.

Baca: Pelaku Tawuran dan Penusukan Diawali Saling Ejek di Medsos Gagal Menikah karena Ditangkap

Saat peristiwa itu terjadi, Anggi sedang bersama keluarganya, termasuk satu anaknya, ketika pelaku tiba-tiba datang dan menusuknya secara membabi buta di depan restoran. Korban terjatuh dan bersimbah darah.

Kakak korban bernama Dedy sempat berusaha mengejar pelaku. Namun, pelaku berhasil melarikan diri.

Baca: Dua Korban Penusukan Sudah Bisa Berkomunikasi dengan Baik

Korban yang terluka parah dibawa ke Rumah Sakit Pusat Pertamina yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Akan tetapi nyawanya tidak selamatan dibawa ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, untuk diautopsi.

Selanjutnya, korban diambil keluarganya untuk dimakamkan di dekat kediamannya di Cengkareng, Jakarta Barat. 

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved