Indy Barends Tidak Bisa Berkomentar Mengenai Terduga Pelaku Teror

Jangan menyalahkan anak-anak yang menjadi terduga pelaku aksi teror bom tersebut, dan kemudian dihujat yang tidak-tidak.

Indy Barends Tidak Bisa Berkomentar Mengenai Terduga Pelaku Teror
WARTA KOTA/ARIE PUJI WALUYO
Indy Barends 

WARTA KOTA, CILANDAK---Banyak yang mengecam aksi teror bom bunuh diri yang terjadi di Indonesia sepekan lalu, karena menimbulkan korban jiwa serta dilakukan oleh satu keluarga dan kelompok teroris.

Bahkan, terduga pelaku teror bom dilakukan oleh satu keluarga, yang terdiri dari ayah, ibu, dan juga anak-anaknya yang menjadi perhatian masyarakat Indonesia.

Baca: Teror Bom Buat Indy Barends Takut Tinggal di Indonesia

Presenter dan penyiar Indy Barends (46) menilai jangan menyalahkan anak-anak yang menjadi terduga pelaku aksi teror bom tersebut, dan kemudian dihujat yang tidak-tidak.

"Kalau untuk kasus seperti itu (anak jadi ikut teroris) itu kan bukan kemauan dia ada di sana, bukan dilihat dari agamanya, dengan mereka tidak tahu saja apa yang dilakukannya itu sudah menyedihkan, jadi ya enggak harus dihujat," kata Indy ketika ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Baca: Alasan Indy Barends Belum Mengizinkan Anaknya Memiliki Pacar

"Tanya pada diri masing-masing, perlukah menghujat mereka (pelaku bom anak-anak) apakah dengan menghujat mereka dosa akan terhapuskan, apakah dengan menghujat mereka nyawa yang hilang akan kembali," katanya.

Indy tidak bisa berkomentar mengenai terduga pelaku teror yang dilakukan oleh satu keluarga itu.

"Saya enggak bisa mengasih penilaian apapun, tapi setiap keluarga memiliki tujuan sendiri. Kalau saya lebih baik bersikap kepada diri sendiri saja, kenapa keluarga saya," katanya.

Sehingga menurut Indy, ia menganggap anak-anak tersebut meyakini semua ajaran dari kedua orangtuanya adalah hal yang paling benar dan patut dicontoh.

"Salah satu contoh yang saya lakukan di rumah. Saya enggak bisa ya terlalu berteori seperti, 'Kalau mbak lagi salat kamu harus tunggu mbak selesai salat.' Itu kalau teori. Jadi anak-anak saya selalu terapkan kalau mereka lagi salat, saya selalu bilang 'Mbak lagi salat tunggu sampai selesai.' Karena mereka lagi ibadah jadi saya menerapkannya seperti itu," katanya.

Baca: Indy Barends: Jadi Penyiar Radio Itu Lebih Sulit Ketimbang Presenter

Indy mengatakan, ia harus mengajarkan kepada anak-anaknya untuk terus menghormati perbedaan agama dalam kehidupannya saat ini, sehingga sang anak mengerti bahwa mereka hidup di sebuah negara yang majemuk.

"Terus kaya sekarang nih bulan puasa, mbak harus istirahat lebih cepat karena harus bangun sahur di pagi hari. Lalu saya ajak anak-anak 'Yuk kita belanja stok makanan untuk di belakang.' Karena mereka (mbak) mau puasa, jadi keluarga di rumah ini enggak cuma keluarga kita saja tapi orang lain juga yang menjadi keluarga besar kita," kata Indy.

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved