Banyak Pengendara Gagal Paham, Tiga Simpang di Mampang Dibuka Lagi

Rekayasa lalu lintas yang ditetapkan pada Jumat (18/5/2018) malam itu dihentikan pada Minggu (20/5/2018) siang.

Banyak Pengendara Gagal Paham, Tiga Simpang di Mampang Dibuka Lagi
KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBA
Puluhan warga dibantu pengendara yang melintas membongkar pembatas jalan di Simpang Duren Tiga, Kelurahan Duren Tiga, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (19/5/2018). Adapun pembatas jalan tersebut dipasang sebagai bagian uji coba penutupan simpang untuk memperlancar arus lalu lintas pasca-beroperasinya lintas bawah atau underpass Mampang-Kuningan. 

PENOLAKAN warga terkait rekayasa tiga persimpangan di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, ditanggapi Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno dengan pembatalan.

Rekayasa lalu lintas yang ditetapkan pada Jumat (18/5/2018) malam itu dihentikan pada Minggu (20/5/2018) siang.

"Kita lakukan penghentian uji coba dan ini kembali lagi seperti sedia kala, kita terus memodel ini melalui teknologi digital dan juga sosialisasi kepada masyarakat," kata Sandiaga usai pencanangan pembangunan pengolahan sampah dalam kota atau Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (20/5/2018).

Baca: PAN Bakal Nasihati Pihak-pihak yang Ingin Polisikan Amien Rais karena Sebut Partai Setan

Sandiaga memaparkan, uji coba penutupan simpang Mampang yang senyatanya bertujuan mengoptimalkan Underpass Mampang, justru berbanding terbalik dengan harapan penguraian kemacetan 20-30 persen.

Terkait hal tersebut, dirinya telah menginstruksikan Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk segera menghentikan uji coba.

"Underpass itu sangat membantu lancarnya lalu lintas sekitar, tapi karena banyak sekali persimpangan, tidak optimal underpass yang ada, dan untuk ikhtiar kita meningkatkan kinerja lalu lintas, kita lakukan rekayasa," tuturnya.

Baca: Tukang Ojek: Yang Pelat Ganjil Buru-buru Masuk Tol, yang Genap Juga Enggak Mau Kalah

Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan DKI Jakarta Priyanto menuturkan, penutupan tiga simpang di Jalan Warung Buncit Raya itu memang bertujuan mengoptimalkan Underpass Mampang. Sebab, arus kendaraan arah selatan ke utara atau arah Mampang menuju Kuningan dapat melintas melewati underpass tanpa terhambat lampu lalu lintas.

Hanya, lantaran kurang tersosialisasi dengan baik, banyak pengendara jalan katanya gagal paham. Karena itu, rekayasa penutupan persimpangan akan dibuka kembali dan akan dievaluasi pekan depan.

"Dengan tidak ada lampu, arus kan mengalir dia. Walaupun mengalir itu agak jauh, tapi mengalir dia. Kan banyak ketahan lampu merah ketahan lagi. Intinya sih itu mengurangi titik konflik. Bahkan bisa hilang tuh kalau enggak ada lagi perempatan, berarti enggak ada lagi konflik. Konsepnya sih begitu, mungkin perlu kita sosialisasi, walaupun kemarin sudah satu minggu sebelumnya sudah kita berikan sosialisasi," bebernya dihubungi pada Minggu (20/5/2018) petang. (*)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved