Ramadan 2018

Yuk, Bukber dengan Suasana dan Makanan Timur Tengah

Aneka makanan Timur Tengah yang disajikan antara lain Nasi Arabian Maroko dengan menggunakan beras yang berbeda dengan beras lokal di Indonesia.

Yuk, Bukber dengan Suasana dan Makanan Timur Tengah
m14/Yosia Margaretta
SAJIAN masakan khas Timur Tengah di pop up dining Iftar Under The Stars, Walking Drums, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (20/5/2018). 

APABILA Anda belum memiliki ide untuk menghabiskan waktu berbuka puasa bersama keluarga atau teman-teman, Anda mungkin bisa mengunjungi tempat ini.

Mengusung tema Taman Maroko Iftar Under The Stars menghadirkan suasana seperti di taman Maroko dengan sentuhan musik Timur Tengah.

SAJIAN masakan khas Timur Tengah di pop up dining Iftar Under The Stars, Walking Drums, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (20/5/2018).
SAJIAN masakan khas Timur Tengah di pop up dining Iftar Under The Stars, Walking Drums, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (20/5/2018). (m14/Yosia Margaretta)

Terdapat beberapa aneka jenis makanan yang disajikan di Iftar Under The Stars yang terletak di Walking Drums, Jalan Patiunus, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, ini.

Sebut saja, masakan barat, Jepang, Indonesia, dan yang tidak kalah menariknya adalah masakan Timur Tengah.

Beberapa aneka makanan Timur Tengah yang disajikan antara lain Nasi Arabian Maroko dengan menggunakan beras yang berbeda dengan beras lokal di Indonesia.

"Ini menggunakan beras Wasmati. Makanya teksturnya lebih terpisah-pisah. Kalau di Indonedia mungkin disebutnya nasi pera. Tapi ini ukuran berasnya lebih panjang-panjang," ujar Head Chef Walking Drums, Maisa Putra, Minggu (20/5/2018).

SAJIAN masakan khas Timur Tengah di pop up dining Iftar Under The Stars, Walking Drums, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (20/5/2018).
SAJIAN masakan khas Timur Tengah di pop up dining Iftar Under The Stars, Walking Drums, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (20/5/2018). (m14/Yosia Margaretta)

Selain itu ada juga Kari Ayam dan Kari Daging Kambing yang disajikan di hidangan Timur Tengah.

Selintas memang terlihat seperti sajian kare di Indonesia pada umumnya namun, ketika dirasakan ada perbedaan rasa rempah yang terasa di lidah.

"Yang membuat berbeda itu di Kari Timur Tengah ini lebih banyak menggunakan rempah Jinten," jelas Maisa.

Yang tak kalah menariknya, sajian ini jarang Anda temui di Indonesia, yakni Bubur yang ternyata juga dimakan oleh masyarakat Timur Tengah.

SAJIAN masakan khas Timur Tengah di pop up dining Iftar Under The Stars, Walking Drums, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (20/5/2018).
SAJIAN masakan khas Timur Tengah di pop up dining Iftar Under The Stars, Walking Drums, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (20/5/2018). (m14/Yosia Margaretta)

Tapi bukan seperti bubur di Indonesia, bubur ini dibuat dari tepung gandung dan dicampur dengan daging kambing yang sudah dihancurkan.

Tidak dimakan sendirian, biasanya bubur tersebut dimakan bersama dengan Roti yang komposisinya adalah tepung dan ragi sehingga teksturnya mirip dengan bakpao.

Pop up Dining ini buka sejak tanggal 18 Mei hingga 13 Juni 2018 dan dari pukul 16.00 hingga 22.00 malam.

Penulis: Yosia Margaretta
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help