Home »

News

» Jakarta

Tragis, Hendak Selamatkan Sepeda, Seorang Anak Tewas dalam Kebakaran di Duren Tiga

Seorang anak tewas terpanggang saat berusaha menyelamatkan sepeda di dalam rumahnya yang terbakar.

Tragis, Hendak Selamatkan Sepeda, Seorang Anak Tewas dalam Kebakaran di Duren Tiga
Warta Kota/Feryanto Hadi
Kebakaran ruko di Duren Tiga, Jakarta Selatan menelan korban jiwa seorang anak yang berusaha menyelamatkan sepedanya. 

SEJUMLAH tempat usaha di Jalan Kemang Utara IX Rt.02/05, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan terbakar pada Sabtu (19/5) siang. Satu orang diketahui meninggal dalam peristiwa ini.

Toni Ismanto, Ketua RT02/05, mengatakan, awalnya tampak asap mengepul dari sebuah usaha nasi padang milik Haryono pada Sabtu sekitar pukul 09.00.

"Setelah asap tebal ternyata apinya sudah besar dan merembet ke bangunan sekitar. Keadaan kebetulan lagi lumayan sepi," kata Toni Ismanto.

Warga bahu-membahu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, kondisi bangunan yang menggunakan bahan mudah terbakar, menyebabkan api semakin sulit dikendalikan. Warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Di tengah upaya warga mengangisipasi menyebarnya api, sejumlah mobil damkar berdatangan. Pihak damkar mengerahkan 10 unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi. Tak lama kemudian, api berhasil dipadamkan.

Kapolsek Pancoran Komisaris Budiyono menerangkan, setidaknya ada lima tempat usaha yang terbakar yakni warung tegal, warung nasi padang, kios rokok, kios ayam bakar dan tempat pangkas rambut.

Ia menduga, penyebab kebakaran karena korsleting arus pendek listrik. "Awal mula api diduga karena arus pendek listrik, karena pada saat kejadian tidak ada pihak yg lagi memasak ataupun menyalakan kompor," kata dia.

Sementara itu, dalam peristiwa ini terdapat satu korban jiwa atas nama Wahyu Darnawan (12). Korban merupakan anak dari pemilik usaha warung padang.

"Korban sedang berada disebuah kamar, yang pada saat kejadian berniat untuk mengambil sepeda. Selanjutnya korban dibawa ke RS.Fatmawati," imbuhnya

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help