VIDEO: Polisi Blender Ekstasi dari Pembalut Cewek Malaysia

"Barang yang sudah hancur tersebut kemudian dicampur dengan bahan kimia," ucapnya.

Sebanyak 1.470 butir pil ekstasi yang diselundupkan oleh seorang wanita asal Malaysia berinisial BS (27) dimusnahkan. Pemusnahan barang bukti tersebut digelar di Garbage Plant Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Jumat (18/5/2018). 

Barang laknat itu dihancurkan dengan cara dicampur air dan kemudian diblender hingga hancur. Tampak tersangka BS turut serta dalam pemusnahan itu.

Selain ribuan butir pil ekstasi, polisi juga turut memusnahkan kurang lebih 1 kg narkotika jenis sabu dengan metode pemusnahan menggunakan blender. Sabu itu merupakan paket kiriman yang diselundupkan dari Lagos, Nigeria. 

Kapolresta Bandara Soetta, AKBP Victor Togi Tambunan menjelaskan barang bukti narkotika yang dimusnahkan kali ini merupakan hasil pengungkapan bulan April dan Mei 2018. 

"Hari ini kami lakukan pemusnahan barang bukti narkotika dari dua kasus. Pemusnahan ini dilakukan untuk mencegah agar barang bukti ini tidak lagi beredar. Untuk kasusnya sendiri masih kami lakukan pengembangan," ujar Vicktor saat ditemui di Bandara Soetta, Tangerang, Jumat (18/5/2018).

Sebelum dimusnahkan, barang bukti tersebut terlebih dahulu diuji keasliannya oleh tim Laboratorium Forensik Mabes Polri. Selanjutnya dimasukkan ke dalam blender dicampur dengan air dan dihancurkan. 

"Barang yang sudah hancur tersebut kemudian dicampur dengan bahan kimia," ucapnya.

Seperti diberitakan Warta Kota sebelumnya, tersangka BS (27) kedapatan membawa 1.470 butir pil ekstasi yang disembunyikan di dalam selangkangan. Ia menyimpan pada pembalut yang dikenakannya.

Pelaku dibekuk di Terminal 2D Bandara Soetta pada Jumat (20/4/2018) lalu. Polisi pun masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dalam kasus tersebut.

"Untuk tersangka dalam kasus ekstasi ini dipersangkakan dengan Pasal 114 Ayat 2 subsider 113 ayat dua UU nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukumannya seumur hidup," kata Vicktor. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved