Polisi Kota Bekasi Bekuk 2 Penjual Minuman Keras Tanpa Izin

Polres Metro Bekasi Kota berhasil meringkus dua penjual minuman keras (miras) tanpa izin.

Polisi Kota Bekasi Bekuk 2 Penjual Minuman Keras Tanpa Izin
Warta Kota/Muhamad Azzam
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Ajun Komisaris Besar Jairus Saragih menunjukkan barang bukti minuman keras yang disita oleh polisi Polres Metro Bekasi Kota di Mapolres Metro Bekasi Kota, Jumat (18/5/2018). 

WARTAKOTA, BEKASI---Polres Metro Bekasi Kota berhasil meringkus dua minuman keras (miras)'>penjual minuman keras (miras) tanpa izin.

Mereka ditangkap di tokonya masing-masing di daerah Pengasinan Kelurahan Rawalumbu dan Pondok Timur Indah 2 Mustikajaya di Kota Bekasi.

Baca: Penjual Miras Gunakan Modus Baru dengan Berjualan Berkeliling Pakai Motor

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Ajun Komisaris Besar Jairus Saragih mengatakan, penangkapan dilakukan saat polres sedang gencar melakukan razia miras ilegal dan oplosan.

"Kami juga mendapat laporan masyarakat bahwa ada penjual miras tanpa izin dari pemerintah. Dari laporan itu kami datangi dan benar terbukti banyak puluhan karton miras yang kami temukan dan langsung kami sita. Mereka juga tidak bisa menunjukkan izin jual itu," kata Jairus di Mapolrestro Bekasi Kota, Jumat (18/5/2018).

Baca: Musnahkan 5.743 Botol Miras, Kota Bekasi Zero Miras Selama Ramadan

Jairus mengatakan, adapun barang bukti yang diambil dari pelaku adalah bir Anker sebanyak 66 karton, bir hitam Guinness 2,5 krat berisikan 40 botol, bir Anker Stout 25 karton, dan bir Guinness 6 karton.

"Terhadap penjual kedua pelaku patut diduga melakukan tindak pidana menjual barang berbahaya bagi jiwa dan kesehatan atau menjual miras tanpa izin. Pelaku dikenakan pasal 204 ayat (1) KUHP Pidana dan atau pasal 106 UU RI No 7 tahun 20014 tentang perdagangan dan atau pasal 9 ayat (1) Jo pasal 10 Perda Kota Bekasi No 17 tahun 2009 Tentang Pengawasan dan pengendalian miras dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun penjara," katanya.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help