Aksi Terorisme

Kemenhan, Polri, dan BNPT Belum Ajukan Penambahan Anggaran untuk Penanggulangan Terorisme

Askolani menjelaskan, sampai saat ini Kemenhan, Polri, dan BPNT juga belum mengajukan anggaran tambahan untuk penanggulangan teroris.

Kemenhan, Polri, dan BNPT Belum Ajukan Penambahan Anggaran untuk Penanggulangan Terorisme
Warta Kota/Alex Suban
Anggota Brimob berjaga di sekitar Markas Korps Brimob, Jalan Komjen M Jasin, Kelapa Dua, Depok, semakin diperketat, Jumat (11/5/2018), setelah seorang anggota Satuan Intel Korps Brimob, Bripka Marhum Prencje tewas ditikam. 

KEMENTERIAN Keuangan belum berencana menambah anggaran terkait penanganan sejumlah aksi terorisme.

Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Askolani menjelaskan, sampai saat ini kementerian dan lembaga yang menangani terorisme seperti Kementerian Pertahanan, Polri, dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), masih menggunakan dana sesuai APBN.

"Belanja Kemenhan, Polisi, dan BPNT tentunya sampai saat ini sesuai tugas pokok masing-masing insitusi berdasarkan anggaran yang sudah ada," kata Askolani di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (17/5/2018).

Baca: Sudah Move On, Kirana Larasati Ingin Menikah Lagi

Askolani menjelaskan, sampai saat ini Kemenhan, Polri, dan BPNT juga belum mengajukan anggaran tambahan untuk penanggulangan teroris.

"Sampai saat ini di Kemenkeu belum ada usulan untuk penyesuaian anggaran untuk penanggulangan terorisme," ungkap Askolani.

Kementerian Keuangan pun berharap anggaran yang diberikan untuk kepolisian sesuai APBN 2018 sebesar Rp 95,2 triliun, BNPT sebesar Rp 505,5 miliar, dan Kemenhan sebesar Rp 107,7 triliun, dapat dioptimalkan untuk penanganan terorisme.

"Mudah-mudahan dari dana yang sudah ada itu mencukupi untuk memperkuat tugas polisi yang dibantu TNI untuk mengatasi terorisme yang ada pada saat ini," harap Askolani. (Apfia Tioconny Billy)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help