Home »

Depok

Jelang Pilgub Jabar, Pembongkaran Pagar Beton di Kecamatan Limo Sangat Mendesak

Pembongkaran pagar drum beton yang menutup akses jalan ke Kecamatan Limo, sudah cukup mendesak untuk dilakukan.

Jelang Pilgub Jabar, Pembongkaran Pagar Beton di Kecamatan Limo Sangat Mendesak
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Akses jalan ke Kantor Kecamatan Limo, Kota Depok, ditutup pagar beton selama 3 pekan terakhir ini. Penutupan dilakukan warga yang mengklaim sebagai pemilik lahan yakni Suganda, sejak Selasa (10/4/2018) lalu dan masih terjadi hingga Jumat (4/5/2018). 

KEPALA Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, Nina Suzana, menuturkan bahwa pembongkaran pagar drum beton yang menutup akses jalan ke Kecamatan Limo, sudah cukup mendesak untuk dilakukan.

Sebab kata dia tak lama lagi Pilgub Jabar akan digelar yakni pencoblosan ditetapkan 27 Juni mendatang. Sehingga dalam beberapa pekan lagi, logistik Pilgub Jabar mulai dari kotak suara hingga surat suara sudah akan dilakukan.

Dan untuk di Kecamatan Limo, kotak suara untuk TPS akan dikirim dulu ke kantor Kecamatan sebelum akhirnya nanti didistribusikan ke setiap kelurahan dan TPS di Limo.

Setelah pencoblosan semua kotak suara dan surat suara juga akan dikumpulkan dulu di Kecamatan dan direkapitulasi sebelum dibawa ke tingkat kota.

"Jadi kalau akses jalan masih ditutup ini akan mengganggu jalannya kotak suara dan logistik Pilgub Jabar. Sehingga ini sudah masuk ke kepentingan negara dan bukan kepentingan umum lagi," kata Nina, kepada Warta Kota, Jumat (18/5/2018).

Sehingga ia memastikan bahwa dalam waktu dekat ini akan membongkar paksa pagar drum beton yang menutup akses jalan ke Kecamatan Limo tersebut, terlebih katena telah membuat akses jalan lumpuh selama lebih dari sebulan ini.

Penutupan akses jalan ke Kecamatan Limo dengan pagar drum beton itu dilakukan Suganda, warga yang mengklaim pemilik lahan sejak Selasa (10/4/2018). Sampai Jumat (18/5/2018) pagar drum beton masih tampak menutup jalan.

Nina menjelaskan pembongkaran pagar drum beton akan dilakukan setelah pihaknya mengajukan gugatan kepemilikan lahan di akses jalan masuk, yang diklaim Suganda, salah seorang warga, ke Pengadilan Negeri (PN) Depok.

"Setelah gugatan kepemilikan lahan di sana kita daftarkan ke PN Depok, baru kita buka dan bongkar paksa pagar betonnya," kata Nina.

Ia mengatakan pengajuan gugatan akan dilakukan paling lambat pekan depan. "Saat ini kami tengah mengumpulkan semua bukti untuk mendaftarkan gugatan atas lahan di sana," kata Nina.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help