Pencurian

Dua Pencuri Ditembak Mati Setelah Mencuri 30 Kali di Jakarta, Tangerang, Depok

Ada yang masuk ke rumah korban, standby di motor dan yang standby di luar untuk memantau situasi.

Dua Pencuri  Ditembak Mati Setelah Mencuri 30 Kali di Jakarta, Tangerang, Depok
Warta Kota/Joko Supriyanto
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono (kedua dari kanan), memperlihatkan sejumlah barang bukti dari hasil kejahatan pencurian dengan pemberatan, di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (18/5/2018) 

Mereka akan menggunakan senjata mematikan itu jika korban memergoki aksinya atau melawan.

Selanjutnya, kata Argo, pihaknya mengungkap kasus tersebut setelah adanya lima laporan yang diterima Polda Metro Jaya.

Menurut Argo, saat dilakukan penangkapan terhadap RS dan RD, justru keduanya melawan petugas.

Baca: Dua Pelaku Pencurian Dihadiahi Timah Panas Kakinya Setelah Tiga Kali Lakukan Aksi

Lantas, petugas menghadiahinya dengan timah panas di dadanya. Keduanya pun tewas di tempat.

"Tujuh TSK (tersangka--Red) ini memiliki peran masing-masing. Mereka dilengkapi dengan senjata api. Banyak senjata yang digunakan seperti revolver, parang, pisau dan senjata lainnya," katanya.

Argo menambahkan, para pelaku termasuk dalam komplotan pencurian motor asal Sumatra.

Mereka khusus melakukan aksi pencurian sepeda motor di satu rumah kosong yang ditinggal oleh penghuninya.

Berdasarkan penyelidikan petugas, mereka sudah beraksi 30 kali sejak April- Mei 2018.

Baca: Polisi Sebut Ada 185 Titik Rawan Pencurian di Jakarta Barat

Aksi mereka bukan hanya di Ibu Kota DKI Jakarta, melainkan di Depok dan Tangerang.

"Kelompok ini asal Sumatra khusus mencuri kendaraan bermotor pada rumah kosong yang ditinggal pemiliknya," katanya.

Hingga saat ini, pihaknya belum mendapat laporan korban jiwa oleh para komplotan pencuri motor.

Meski begitu, pihaknya terus berupaya mengembangkan kasus pencurian tersebut.

"Walau mereka membawa senjata belum ada korban jiwa yang dilaporkan. Tapi kami tetap akan menindak lanjuti kembali," kata Argo Yuwono.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved