Sarang Gerombolan JAD Probolinggo Berhasil Disergap

Tim Detasemen Khusus 88 mendatangi dan menggeledah mulai pukul 21.30, kemudian menahan seorang penghuninya.

Sarang Gerombolan JAD Probolinggo Berhasil Disergap
Kompas.com
Polisi memburu gerombolan teroris yang di antaranya bergabung dengan JAD. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Tim Densus 88 Kepolisian Indonesia menggeledah rumah milik terduga teroris di kawasan Perumahan Sumbertaman Indah, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (16/5/2018).

"Benar, Tim Densus 88 menggeledah rumah di sana malam ini," ujar Kepala Polres Probolinggo Kota, AKBP Alfian Nurrizal, ketika dikonfirmasi dari Surabaya, Kamis (17/5/2018).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, di rumah itu Tim Detasemen Khusus 88 mendatangi dan menggeledah mulai pukul 21.30, kemudian menahan seorang penghuninya.

Selain menggeledah, mereka juga membawa pria itu tidak jauh dari rumahnya dan berada di pemukiman warga dengan alasan kerap beraktivitas di sana.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari Polda Jawa Timur maupun Kepolisian Indonesia terkait penggeledahan rumah terduga teroris di Kota Probolinggo.

Sementara itu, pada hari yang sama, diinformasikan juga Tim Detasemen Khusus 88 menahan dua terduga teroris di Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, dan dikabarkan seorang dari mereka harus ditembak karena melawan petugas.

Sama seperti di Kota Probolinggo, penangkapan terduga teroris juga belum ada keterangan resmi dari Polda Jawa Timur maupun Kepolisian Indonesia.

Sehari sebelumnya, Selasa malam, di sejumlah tempat di Surabaya, yakni di Jalan Sikatan kawasan Manukan dan Jalan KH Abdul Wahab Siamin dilakukan penggerebekan di suatu rumah yang diduga dihuni terduga teroris.

Bahkan, di Jalan Sikatan IV, polisi menembak mati seorang terduga teroris karena melawan, kemudian polisi juga membawa seorang wanita yang merupakan istri salah seorang terduga teroris dari rumah mewah di Jalan KH Abdul Wahab Siamin.

Di Jawa Timur, selama dua hari, 13-14 Mei 2018, lima insiden ledakan terjadi, yakni pada Minggu (13/5/2018), bom bunuh diri di tiga gereja berbeda, yakni Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di wilayah Ngagel, GKI Wonokromo Jalan Diponegoro, dan Gereja Pantekosta di Jalan Raya Arjuno.

Kemudian, Minggu malam sekitar pukul 20.00 WIB bom meledak di Rusunawa Blok B lantai 5 Kelurahan Wonocolo, Kabupaten Sidoarjo, serta pada Senin (14/5/2018) pukul 08.50 WIB, bom meledak di pintu masuk Mapolrestabes Surabaya.

Tags
teroris
JAD
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help