Home »

News

» Jakarta

Razia Miras

Polisi Geledah Pabrik Ciu Berkedok Tempat Pengobatan Alternatif di Cengkareng

Pemiliknya berinisial BJF. Penuturan warga setempat, rumah BJF ini dikenal warga ialah sebagai tempat pengobatan alternatif.

Polisi Geledah Pabrik Ciu Berkedok Tempat Pengobatan Alternatif di Cengkareng
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Rumah yang dijadikan tempat pembuatan minuman keras jenis ciu digerebek di RT 013/12 Kampung Utan, Kelurahan Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (16/5/2018) malam. 

WARTA KOTA, CENGKARENG--- Satu rumah yang dijadikan tempat pembuatan minuman keras (miras) jenis ciu digerebek petugas, di RT 013/12 Kampung Utan, Kelurahan Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (16/5/2018) malam.

Penggerebekan di rumab BJF alias Bong Jiung (57) itu dilakukan petugas Polsek Cengkareng dan disaksikan ketua RT setempat, Wahyudin (51).

Rumah yang dijadikan tempat pembuatan miras itu dikenal warga sebagai tempat pengobatan alternatif.

"Pemiliknya berinisial BJF. Penuturan warga setempat, rumah BJF ini dikenal warga ialah sebagai tempat pengobatan alternatif," ucap Kapolsek Cengkareng, Kompol H Khoiri, Kamis (17/5/2018).

"Ternyata rumah ini dijadikan tempat pembuatan ciu ilegal yang sudah lebih dari setahun berproduksi," katanya lagi.

Baca: Razia Miras Jangan Cuma Kalau Ada Korban Tewas

Khoiri menjelaskan, penggeledahan ini berdasarkan informasi dari masyarakat.

Menurut dia, warga melaporkan akan banyak beredar miras jenis ciu jelang Bulan Suci Ramadan.

Lantas, Khoiri bersama petugasnya menyelidiki peredaran miras tersebut.

Barang bukti yang disita petugas dari rumah BJF di Cengkareng antara lain 17 drum isi bahan fermentasi, 1 unit alat penyuling berupa kompor gas, gentong air, dan selang, 5 dus isi botol aqua ukuran sedang berisikan ciu siap edar.

Baca: Musnahkan 5.743 Botol Miras, Kota Bekasi Zero Miras Selama Ramadan

Selain itu, petugas juga menyita 1 unit alkohol meter, 1 bal botol kosong (menyerupai botol air kemasan), 1 bal tutup botol kosong, 1 plastik dan 1 kardus ragi, satu tong kuali berisikan beras merah.
Barang lainnya yang disita petugas, setengah karung gula pasir, 3 unit tabung elpiji ukuran 15 kg, 2 unit tabung elpiji ukuran 3 kg, dan satu unit tungku penyulingan berikut kompornya.

"Menurut keterangan dari BJF, saat dimintakan keterangannya, kalau kadar rata-rata alkohol di ciu buatannya itu 50 persen lebih," kata Khoiri. Dia menambahkan, BJF menjual ciu Rp 17.000 per botol.

"BJF atau si Bong Jiung ini telah diamankan di Polsek Cengkareng, dan kasus ini masih dikembangkan," ucap Khoiri.

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help