Advertorial

Membangun Desa Dengan Empat Program Unggulan

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi menjadi salah satu kementerian di era pemerintahan Presiden Joko Widodo

Membangun Desa Dengan Empat Program Unggulan

WARTA KOTA, JAKARTA - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi menjadi salah satu kementerian di era pemerintahan Presiden Joko Widodo yang memiliki program dengan jangkauan terluas hingga ke pelosok tanah air. Kementerian ini dikenal salah satunya dengan adanya program pemberian Dana Desa.

Mengapa Dana Desa itu penting bagi masyarakat Indonesia? Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo mengungkapkan filosofi dibalik pemberian Dana Desa itu.

Eko menyatakan bahwa Indonesia adalah negara besar, tidak ada negara di dunia yang unik seperti Indonesia. Negeri ini dianugerahi sumber daya berlimpah, jika dikelola dengan baik, bisa mengantarkan Indonesia menjadi negara maju di dunia.

Indonesia punya lebih dari 17.000 pulau, tidak ada negara lain yang memiliki pulau sebanyak itu. Indonesia juga punya lebih dari 1.000 etnis. Jika dikapitalisasi secara ekonomi, keberagaman etnis itu bisa memberikan kesempatan untuk sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan kuliner.

"Contohnya negara Mediterania seperti Spanyol, Portugis, Yunani, Italia, dan Perancis. Itu negaranya sebagian besar hidup dari pariwisata saja, dan dengan pariwisata saja bisa membuat negara itu menjadi negara maju," ujar Eko Putro Sandjojo kepada Tim Warta Kota.

Di luar itu, Indonesia memiliki garis pantai nomor dua terpanjang di dunia. Bayangkan saja, pantai itu bisa menimbulkan dampak di sektor pariwisata, ekonomi kelautan, dll.

"Kita juga punya lahan tropis terbesar nomor dua di dunia setelah Brazil. Seharusnya Indonesia tidak mungkin kekurangan. Tinggal kita bikin bisnis modelnya saja. Kita kelola bagaimana potensi tersebut kita kapitalisasi dengan baik," imbuh Eko Putro Sandjojo.

Sementara itu, tanpa disadari, setelah 72 tahun negeri ini merdeka ternyata sudah menjadi negara dengan GDP 1 triliun USD. Di dunia ini hanya ada 16 negara dengan GDP di atas 1 triliun USD. Salah satunya Indonesia. Diperkirakan pada tahun 2050, GDP Indonesia mencapai 7,3 triliun USD.

Indonesia akan naik dari negara dengan rangking 16 ekonomi terbesar dunia menjadi rangking empat dunia setelah China, India, dan Amerika. Saat itu Indonesia sudah mengalahkan Jepang.

Menurut Eko, banyak perusahaan konsultan manajemen internasional seperti McKensey, PricewaterhouseCoopers, Standard & Poor's dan lainnya yang memprediksi kebangkitan Indonesia karena potensinya yang besar.

Halaman
1234
Editor: Andy Prayogo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help