Kebanyakan Unggah Status, Vatikan Imbau Biarawati Gunakan Medsos dengan Bijak

Meski aturan itu tidak melarang para biarawati bermain media sosial, tetapi diharap para biarawati itu menggunakan medsos dengan bijak.

Kebanyakan Unggah Status, Vatikan Imbau Biarawati Gunakan Medsos dengan Bijak
Daily Mail via Kompas.com
SEORANG biarawati sedang menelepon menggunakan ponsel. 

DI ZAMAN digital ini, media sosial (medsos) sudah menjadi bagian hidup hampir semua orang, termasuk para biarawati Katolik.

Namun, kegemaran para biarawati bermain medsos membuat Vatikan gerah dan meminta mereka mengurangi kebiasaan itu.

Vatikan mengatakan, sebanyak 38.000 biarawati dianggap terlalu banyak mengunggah di status media sosial dan membaca berita sehingga mengganggu tugas utama mereka, yaitu berdoa.

Dalam sebuah dokumen berjudul "Cor Orans" atau "Hati yang Berdoa", para biarawati diminta untuk mengaplikasikan Konstitusi Apostolik Paus Fransiskus yang diterbitkan pada 2016.

Baca: Lamborghini Ini Dihadiahkan ke Paus Fransiskus, Diberkati, Dilelang, dan Terjual Nyaris Rp 12 Miliar

Konstitusi itu sebenarnya merupakan panduan tentang cara hidup di biara, selain membicarakan tentang topik hukum, administrasi, dan spiritual.

Dan, meski aturan itu tidak melarang para biarawati bermain media sosial, tetapi diharap para biarawati itu menggunakan medsos dengan bijak.

Baca: IPW: Tiga Wilayah ini Bakal Terus Jadi Sasaran Aksi Teroris Jelang Sidang Aman Abdurrahman

Baca: Perubahan Jam Operasional Pelayanan di Samsat Jakbar Selama Ramadan

Panduan itu memperingatkan akan kemungkinan hilangnya makna kontemplasi sunyi ketika biara dipenuhi suara, berita, dan kata-kata.

Para biarawati harus menggunakan media sosial dengan bijak sebab tujuan mereka hidup di biara adalah untuk melakukan kontemplasi dengan komunikasi seperlunya.

Baca: Tinggalkan Kekayaan Keluarga ‘Djarum’ demi Hidup Miskin sebagai Biarawati

"Jangan menjadikan media sosial menjadi kebiasaan untuk membuang waktu atau melarikan diri dari tuntutan hidup membiara."

"Jangan jadikan media sosial menjadi perusak pekerjaan kalian atau menjadi penghalang kehidupan yang kalian dedikasikan untuk komtemplasi," lanjut panduan itu.

Dokumen tersebut disampakan dalam sebuah jumpa pers di Vatikan pada Selasa (15/5/2018) oleh Uskup Jose Rodriguez Carballo.

Carballo menambahkan, dokumen itu dibuat setelah Vatikan melakukan konsultasi dengan sejumlah biara terkait peningkatan kehidupan yang lebih baik bagi para biarawan. (Ervan Hardoko)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Vatikan Imbau Biarawati Kurangi Bermain Media Sosial"

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help