Inspektorat Utusan Anies Temukan Hal Fiktif di Proyek Rehab Berat Sekolah

TIM Inspektorat utusan Gubernur DKI Anies Baswedan memeriksa pekerjaan Rehab berat 119 sekolah di Jakarta, Kamis (17/5/2018).

Inspektorat Utusan Anies Temukan Hal Fiktif di Proyek Rehab Berat Sekolah
WARTA KOTA/THEO YONATHAN SIMON LATURIUW
Tim Inspektorat tengah menghitung volume pemasangan keramin di SDN Duri Utara 05/06 Jakarta Barat. 

TIM Inspektorat utusan Gubernur DKI Anies Baswedan memeriksa pekerjaan Rehab berat 119 sekolah di Jakarta, Kamis (17/5/2018). 

ke-119 sekolah yang tengah libur awal puasa itu dimasuki tim inspektorat baik didampingi pelaksana proyek, maupun tanpa pelaksana proyek.

Anies mengutus tim inspektorat memeriksa 119 sekolah hasil rehab berat karena mencuatnya dugaan anggaran fiktif dalam proyek tersebut, bahkan proyek ini juga tengah diusut Polda Metro Jaya. 

Masing-masing tim inspektorat di tiap sekolah bekerja dengan mencocokkan data RAB sesuai dokumen kontrak dengan kenyataan hasil pekerjaan di sekolah. 

Temuan-temuan dugaan kejanggalan dari pekerjaan rehab berat sekolah pun bermunculan di beberapa sekolah.

Baca: 119 Sekolah Hasil Rehab Berat 2017 Diaudit Inspektorat Utusan Anies

Mulai dari volume pekerjaan yang tak sesuai kontrak atau ternyata lebih kecil dari yang ditulis di kontrak, sampai kecurigaan terhadap kualitas barang yang digunakan, bahkan ada barang yang seharusnya dipasang, tapi tak dipasang.

"Itu namanya anggarannya fiktif kalau sampai volume pekerjaan tak sesuai RAB dalam kontrak, apalagi ada barang yang harusnya dipasang sesuai anggaran di kontrak, tapi tak dipasang. Apalagi kualitas barangnya tak ditulis di kontrak. Itu kontraktor seperti itu tak pantas kerja di Jakarta," kata Wakil Ketua DPD Gerindra DKI, Achmad Sulhy, yang juga menjabat Direktur Eksekutif Jakarta Monitoring Network ketika dihubungi Warta Kota, sore tadi. 

Rehab berat 119 sekolah di Jakarta dikerjakan oleh PT Murni Konstruksi Indonesia (PT MKI) dengan pengawas PT Bina Karya dan pejabat pembuat komitmen (PPK) perencanaan dan pengawasan adalah Ida Subaedah yang juga menjabat Kasudin Pendidikan Jakarta Pusat. 

Baca: Hasil Rehab Berat Sekolah 2017 mempermalukan Anies-Sandi

Baca: Hasil Pekerjaan Rehab Berat Sekolah Oleh PT MKI Banyak Dikeluhkan

Di dua sekolah di Jakara Barat, yakni SDN Pinangsia 01/02 dan SDN Duri Utara 03/04/05/06, tim inspektorat mencurigai keramik yang digunakan oleh kontraktor.

Anggota tim inspektorat di SD Duri Utara 03/04/05/06, aneh dengan keramik yang digunakan di sekolah tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help