Dua Hari Depok Krisis Air Bersih, Ini Sebabnya

Sudah dua hari pasokan air bersih untuk warga Depok, Jawa Barat, terganggu.

Dua Hari Depok Krisis Air Bersih, Ini Sebabnya
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Krisis air bersih di Depok. 

SUDAH dua hari pasokan air bersih untuk warga Depok, Jawa Barat, terganggu.

Gangguan ini mulai terjadi sejak Rabu (16/5/2018)selama tiga jam, dari pukul 21.00 WIB sampai pukul 24.00 WIB.

Dalam pemberitahuan pada laman resminya, PDAM Tirta Asasta menjelaskan bahwa gangguan disebabkan oleh adanya tapping pipa dari jalur distribusi utama ke jaringan pipa retikulasi Perum Grand Dahlia Blok A dan jaringan pipa retikulasi Jalan Sadar Bojong Lio.

Wilayah yang terkena dampak penghentian pengaliran air bersih yakni Komplek PGRI, Kemang Selatan, Kalibaru Permai, Griya Melati Mas, Graha Studio Alam, GDC Cluster Chrysant, Jasime, Lantamal dan Azalea, Perum Cening Ampe serta Perum Sukmajaya Permai Depok.

"Berkenaan dengan hal tersebut, kepada pelanggan dihimbau agar menampung air bersih seperlunya sebelum penghentian pengaliran dilaksanakan. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya," tulis PDAM Tirta Asasta, Rabu (16/5/2018).

Namun, pada Kamis pagi (17/5/2018) sekitar pukul 07.00 WIB pasokan air bersih untuk 35.000 warga Depok kembali terganggu. Empat kecamatan yang tekena imbas yaitu Sukmajaya, Cimanggis, Tapos dan Cilodong.

Kali ini penyebabnya COS (Change Over Switch) atau alat pengatur listrik di mesin pompa intake instalasi pengolahan air baku PDAM Tirta Asasta terbakar dan meledak karena korslet.

COS merupakan alat pengatur listrik dari PLN dan Genset ke panel atau mesin pompa intake.

"Akibatnya air baku dari Kali Ciliwung tidak bisa ditampung dan diolah menjadi air bersih. Sehingga pengaliran air bersih ke sebagian besar pelanggan di 4 kecamatan di Depok wilayah timur terhenti sementara sejak pagi," kata Direktur Umum PDAM Tirta Asasta Kota Depok, EE Sulaeman, kepada Warta Kota, Kamis (17/5/2018).

Sejumlah warga yang protes karena tidak terima pasokan air bersih terganggu, mencoba mendatangi kantor PDAM Tirta Asasta Kota Depok.

Warga yang datang bahkan menyebut pasokan air bersih selalu terganggu setiap awal Ramadan.

EE Sulaeman mengatakan pihaknya sudah mengerahkan tiga unit mobil tangki yang masing-masing kapasitasnya mencapai 5.000 liter. Mobil tangki itu dikirim ke lokasi padat penduduk seperti Perumahan Jatijajar, Perumahan Tirta Mandala, Perumahan Sukmajaya Permai dan Perumnas Depok Timur.

"Kami hanya punya tiga mobil tangki, maka dipastikan tidak semua pelanggan yang aliran airnya mati bisa terlayani," imbuhnya.

Hingga Kamis sore (17/5/2018), PDAM Tirta Asasta Kota Depok dibantu petugas PLN masih terus melakukan perbaikan. EE Sulaeman minta maaf atas terhentinya pasokan air bersih untuk para pelanggan karena kejadian yang tidak terduga itu.

"Kami harap malam ini perbaikan selesai dan pengaliran air bersih normal kembali malam ini. Setelah perbaikan selesai, butuh waktu sekitar dua jam supaya pasokan airnya kembali merata ke pelanggan," pungkasnya.

Penulis: Hamdi Putra
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help