Bongkar 11 Kasus Skimming, Polda Metro Raih Penghargaan Law Enforcement Award 2018 di Singapura

Penghargaan tersebut disematkan atas keberhasilan Subdit 3 Resmob Ditreskrimum PMJ, dalam mengungkap kasus pencurian dana nasabah bank

Bongkar 11 Kasus Skimming, Polda Metro Raih Penghargaan Law Enforcement Award 2018 di Singapura
Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya (PMJ) mendapatkan penghargaan ‘Law Enforcement Award’ dalam rangka ‘AP Visa Risk Security Summit 2018’ yang diadakan oleh Visa Internasional di Singapura sejak Rabu (16/5/2018) sampai Kamis (17/5/2018). (Foto: Istimewa) 

JAJARAN Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya (PMJ) mendapatkan penghargaan ‘Law Enforcement Award’ dalam rangka ‘AP Visa Risk Security Summit 2018’ yang diadakan oleh Visa Internasional di Singapura sejak Rabu (16/5/2018) sampai Kamis (17/5/2018).

Penghargaan tersebut disematkan atas keberhasilan Subdit 3 Resmob Ditreskrimum PMJ, dalam mengungkap kasus pencurian dana nasabah bank atau skimmimg di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Dimana, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Nico Afinta, mengatakan, bahwa penerimaan penghargaan tersebut atas dasar Surat Undangan Visa Internasional dan Surat Asosiasi Kartu Kredit Indonesia Nomor: AKKI/2018/IV/104.

Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya (PMJ) mendapatkan penghargaan ‘Law Enforcement Award’ dalam rangka ‘AP Visa Risk Security Summit 2018’ yang diadakan oleh Visa Internasional di Singapura sejak Rabu (16/5/2018) sampai Kamis (17/5/2018). (Foto: Istimewa)
Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya (PMJ) mendapatkan penghargaan ‘Law Enforcement Award’ dalam rangka ‘AP Visa Risk Security Summit 2018’ yang diadakan oleh Visa Internasional di Singapura sejak Rabu (16/5/2018) sampai Kamis (17/5/2018). (Foto: Istimewa) ()

“Kasus skimming ini memang telah berhasil kami ungkap. Khususnya oleh Subdit 3 Resmob. Yaitu sebanyak 11 kasus dengan total tersangka 18 orang,” kata Nico, ketika dikonfirmasi, Kamis (17/5/2018).

Dalam pengungkapan kasus tersebut, pihaknya juga telah menyita kartu ATM palsu sebanyak 2025 kartu. Dimana berisikan data nasabah dari 77 bank yang berasal dari 24 negara yang berbeda.

“AP Visa Risk Security Summit 2018 ini, merupakan forum pertemuan yang dihadiri oleh seluruh industri pembayaran seluruh Asia Pasific. Yang berjumlah 600 industri pembayaran membahas mengenai management resiko pada sistem pembayaran,” katanya.

Yaitu bagaimana menanganinya, koordinasi lintas bank, kebijakan-kebijakannya, sistem untuk mengendalikan kejahatan pada sistem pembayaran, dan membangun network yang berhubungan pada sistem pembayaran.

“Untuk membobol ATM ini, pelaku, hanya membutuhkan waktu 5-10 menit untuk memasang alat skimming ke dalam mesin ATM. Dimana perangkat canggih itu didatangkan dari luar negeri,” jelasnya.

Karena itu, lanjut Nico, jika nasabah mendapati mesin ATM yang tidak wajar misalnya susah memasukkan kartu ATM, sebaiknya langsung segera mencari mesin ATM alternatif.

Pasalnya para pelaku biasanya memasang alat skimmer di lubang atau tempat memasukan kartu.

Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya (PMJ) mendapatkan penghargaan ‘Law Enforcement Award’ dalam rangka ‘AP Visa Risk Security Summit 2018’ yang diadakan oleh Visa Internasional di Singapura sejak Rabu (16/5/2018) sampai Kamis (17/5/2018). (Foto: Istimewa)
Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya (PMJ) mendapatkan penghargaan ‘Law Enforcement Award’ dalam rangka ‘AP Visa Risk Security Summit 2018’ yang diadakan oleh Visa Internasional di Singapura sejak Rabu (16/5/2018) sampai Kamis (17/5/2018). (Foto: Istimewa) ()

Tak hanya itu, pelaku juga menempel spycam atau kamera tersembunyi tepat di atas lubang kartu untuk mendapatkan PIN.

“Setelah aksi itu, data nasabah yang sudah masuk itu disimpan ke hard disk dan dipindahkan lagi ke komputer untuk diproses pemindahan data ke kartu ATM. Setelah semua selesai, mereka akan menguras saldo menggunakan PIN yang telah direkam dari spycam,” jelasnya.

Dengan adanya modus tersebut, pihaknya mengatakan bahwa peran masyarakat cukup penting. Agar melaporkan nasabah yang mencurigakan ketika transaksi di ATM salah satunya jika lebih dari 15 menit.

Seperti diketahui, penghargaan ‘Law Enforcement Award’ dalam rangka ‘AP Visa Risk Security Summit 2018’ tersebut diberikan kepada Kombes Pol Nico Afinta selaku Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dan Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Aris Supriyono.

Selain itu juga diberikan kepada Kanit 4 Subdit Resmob Polda Metro Jaya AKP Rovan Richard Mahenu dan Panit 2 unit 4 Subdit Resmob Polda Metro Jaya Iptu Verdika Bagus Prasetya. (*)

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved