Koran Warta Kota

Auzar Gugur Usai Salat Duha

Aksi teror terus berlanjut. Kali ini Polda Riau di Kota Pekanbaru menjadi sasaran serangan kelompok teroris, Rabu (16/5) pagi.

Auzar Gugur Usai Salat Duha
ISTIMEWA
Ipda Auzar gugur dalam aksi serangan teroris di Mapolda Riau, Rabu (16/5/2018) pagi. 

Auzar meninggal usai melaksanakan salat duha di Masjid Al Adli di lantai dua Markas Polda Riau.

Hal itu diceritakan Iptu Ade Santoso, Paur Humas Polda Riau, yang merupakan salah satu rekan korban.

"Awalnya beliau ikut apel pagi sekitar pukul 07.00 WIB di Polda Riau. Dia tugas di Ditlantas Polda Riau. Setelah itu, Pak Auzar masih di Polda karena ada acara. Sekitar pukul 08.40 WIB dia naik pergi ke masjid untuk salat duha," cerita Ade kepada Kompas.com.

Selanjutnya, sekitar pukul 09.00 WIB, Auzar turun dari lantai dua.

Setibanya di depan pintu masuk utama Polda Riau, para pelaku teroris menyerang.

Baca: Duka Menyelimuti Keluarga Polisi Korban Serangan Teror di Mapolda Riau

"Dia menyetop mobil pelaku yang lari keluar Mako dan saat itulah dia ditabrak hingga terpental," kata Ade.

Situasi Polda Riau saat itu mencekam, karena teroris menyerang petugas jaga menggunakan senjata tajam jenis pedang. Sehingga, polisi menembak mati empat pelaku terduga teroris.

Identitas empat teroris yang tewas itu adalah Mursalim alias Ical alias Pak Ngah (42), Suwardi (28), Adi Sufiyan (26), dan Daud.

"Setelah situasi sedikit aman, Pak Auzar langsung dilarikan ke RS Bhayangkara. Tapi beliau meninggal dunia. Saya merasa sangat kehilangan," ucap Ade.

Jenazah Auzar yang mendapat kenaikan pangkat satu tingkat menjadi Iptu Luar Biasa Anumerta dimakamkan di TPU di Kelurahan Bambu Kuning, Tenayan Raya, Pekanbaru, Riau.

Halaman
123
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved