Ramadan 2018

Warga Senang Bisa Mudik Gratis, Ongkosnya Bisa Dikasih ke Orangtua di Kampung Halaman

Verifikasi dibuka sejak Rabu (15/5/2018) hingga Sabtu (19/5/2018) mulai pukul 07.00 WIB sampai 17.00 WIB.

Warga Senang Bisa Mudik Gratis, Ongkosnya Bisa Dikasih ke Orangtua di Kampung Halaman
WARTA KOTA/ANGGIE LIANDA PUTRI
Calon pemudik gratis dari BUMN melakukan verifikasi dan pengambilan tiket di Gedung Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta Selatan. 

CALON pemudik gratis dari BUMN sejak kemarin memadati Gedung Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta Selatan, untuk melakukan verifikasi dokumen keberangkatan.

Setelah mendaftar, mereka diwajibkan menyerahkan beberapa dokumen seperti fotokopi Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang masih berlaku.

Verifikasi dibuka sejak Rabu (15/5/2018) hingga Sabtu (19/5/2018) mulai pukul 07.00 WIB sampai 17.00 WIB.

Baca: Rhoma Irama Hormati Putusan PTUN, Namun Tetap Nilai KPU Melakukan Pembangkangan Hukum

"Kemarin sudah daftar di online, terus dapat SMS disuruh verifikasi dokumen di sini, untuk ambil tiketnya," ujar Ngatini (53) di lokasi, Rabu (16/5/2018).

Warga Mampang ini awalnya mendaftar mudik gratis menggunakan  moda kereta api untuk pulang ke Solo, namun belum beruntung karena kuota habis, sehingga ia dialihkan ke moda bus.

"Tadinya daftar kereta, tapi kehabisan jadi dapat bus, tapi enggak apa-apa alhamdulillah," katanya.

Calon pemudik gratis dari BUMN melakukan verifikasi dan pengambilan tiket di Gedung Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta Selatan.
Calon pemudik gratis dari BUMN melakukan verifikasi dan pengambilan tiket di Gedung Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta Selatan. (WARTA KOTA/ANGGIE LIANDA PUTRI)

Ngatini merasa bersyukur bisa merayakan Idul Fitri bersama orangtua dan keluarga besarnya di kampung halaman tanpa mengeluarkan biaya.

"Senang banget bisa nengok orangtua, enggak keluar biaya transpot sama sekali, uangnya jadi bisa dikasih ke orangtua," ucapnya.

Ia bersama suami dan dua anaknya akan berangkat dari Ancol pada 9 Juni mendatang dan kembali ke Jakarta pada 23 Juni.

Baca: Pemprov DKI Butuh Waktu untuk Lepas Saham Perusahaan Bir

"Lumayan puas selama dua minggu dikampung, kan ketemu orangtua hanya setahun sekali," cetusnya.

Hal yang sama juga dirasakan Edi, pengemudi ojek online (ojol) yang merupakan langganan mudik gratis BUMN sejak empat tahun yang lalu.

"Saya selalu ikut, ini yang keempat, bersyukur sekali selalu dapat kuota," ucap Edi.

Baca: Hakim Perintahkan KPK Jadikan Mantan Wakil Presiden Boediono Tersangka Kasus Bank Century

Warga Cakung ini akan pergi mudik ke kampungnya di Solo bersama istri dan dua anaknya dengan kereta api.

"Saya daftar di hari pertama pembukaan, akhir Maret, syukur kemarin dapat SMS katanya menerima dan disuruh bawa berkas ke sini buat ambil tiket. Senang bukan main, kapan lagi kan bisa pulang kampung gratis kalau bukan Lebaran," tuturnya.

Program mudik bareng BUMN ini diikuti sekitar 206.000 pemilik kendaraan roda dua. Diadakannya program ini untuk menekan angka kecelakaan sepeda motor di Jalan saat arus mudik Lebaran. (*)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved