Sidang Pledoi, Andika Merasa Ditipu Kemenag

Sidang lanjutan kasus penipuan puluhan ribu calon jemaah umrah First Travel digelar di PN Depok, Rabu (16/5/2018).

Sidang Pledoi, Andika Merasa Ditipu Kemenag
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Andika Surachman selaku terdakwa satu, yang menjabat Direktur Utama First Travel saat tiba di PN Depok, Rabu (16/5). 

SIDANG lanjutan kasus penipuan puluhan ribu calon jemaah umrah First Travel digelar di PN Depok, Rabu (16/5/2018).

Agendanya adalah pembacaan pledoi atau pembelaan terdakwa.

Baca: Dituntut 20 Tahun Penjara, Bos First Travel Minta Diberi Kesempatan Lakukan Pembelaan

Andika Surachman selaku terdakwa satu, yang menjabat Direktur Utama First Travel menyampaikan pledoinya.

Andika Surachman selaku terdakwa satu, yang menjabat Direktur Utama First Travel saat mengikuti sidang di PN Depok, Rabu (16/5).
Andika Surachman selaku terdakwa satu, yang menjabat Direktur Utama First Travel saat mengikuti sidang di PN Depok, Rabu (16/5). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Dalam pledoinya, Andika menilai tuntutan JPU tidak adil karena tidak melihat fakta persidangan.

Andika juga membeberkan bahwa sebenarnya penangkapan terhadap mereka oleh polisi, adalah bukti bahwa mereka menjadi korban penipuan oleh Kemenag, Kejaksaan dan Satgas Investasi.

"Atas tuntutan JPU, kami merasa sangat keberatan dan kami merasa tidak adil. Selama persidangan semua ya g dituduhkan ke kami, kami tidak terima. Karena kami merrasa tak ada yang salah, dan kami tidak ada niat melakukan tipuan," kata Andika di depan Majelis Hakim yang dipimpin Sobandi, Rabu.

Menurut Andika selama 8 tahun pihaknya memberangkatkan jamaah hingga akhirnya usahanya dipaksa berhenti oleh Kemenag.

"Tidak bisa kita ambil, langkah ceroboh Kemenag, karena tak ada langkah konkrit dari Kemenag dalam hal menyelesaikan masalah ini," katanya.

"Satu hal penting tentang pemboikotan visa kami, yang tak pernah terungkap. Disini kami lihat peran media sepihak, semakin memperburuk keadaan dan memojokan kami," kata Andika.

Andika Surachman selaku terdakwa satu, yang menjabat Direktur Utama First Travel saat tiba di PN Depok, Rabu (16/5).
Andika Surachman selaku terdakwa satu, yang menjabat Direktur Utama First Travel saat tiba di PN Depok, Rabu (16/5). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Ia menjelaskan pada tanggal 12 Juli 2017 ada kesepakatan pihaknya dengan Kemenag, Kejaksaan dan Satgas.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help