Tawuran Pelajar

Dua Siswa SMK Bacok Dua Siswa Lain Ditangkap di Cikarang

Korban mengalami luka bacok di bagian punggung akibat kena sabetan celurit tersangka.

Dua Siswa SMK  Bacok Dua Siswa Lain Ditangkap di Cikarang
WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA
Ilustrasi senjata tajam jenis celurit yang digunakan pelajar saat tawuran. 

WARTA KOTA, BEKASI---Dua siswa pelaku pembacokan terhadap dua siswa lainnya dibekuk di rumahnya di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jumat (11/5/2018).

Pelaku pembacokan yakni A (18) dan MR (16) merupakan pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) di  Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Komisaris Besar Candra Sukma Kumara mengatakan, kasus pembacokan terjadi saat kedua belah pihak terlibat tawuran di Jalan Kampung Teleng, Desa Karang Baru, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jumat (11/5/2018).

Aksi tawuran tersebut, kata Candra, melibatkan empat sekolah.

"Masing-masing kelompok korban dan pelaku bergabung dengan sekolah lain untuk mendulang kekuatan," kata Candra di Mapolrestro Bekasi Jalan Ki Hajar Dewantara, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Rabu (16/5).

Baca: Tawuran Pelajar, 1 Siswa Terkapar Disabet Celurit di Depok

Candra mengatakan, beberapa hari sebelumnya, para pelajar itu telah membuat janji untuk menggelar tawuran di lokasi.

Saat tawuran pecah, JM (16) dan MA (17), yang berada di barisan paling depan menjadi korban pelaku.

"Korban mengalami luka bacok di bagian punggung akibat kena sabetan celurit tersangka," ujarnya.

Baca: Tawuran Pelajar di Tangerang Selatan, Penjaga Warung Disiram Air Keras

Melihat JM dan MA terjatuh, kata dia, rekan pelaku bergegas melarikan diri. Sementara rekan korban membawa korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan.

"Berdasarkan laporan warga, polisi berhasil mengidentifikasi ciri-ciri tersangka. Tidak butuh waktu lama, mereka kami amankan," ucapnya.

Akibat perbuatannya, tersangka A dan MR dijerat Pasal 170 Kuhp ayat 2 tentang Pengeroyokan yang mengakibatkan korban terluka. Pelaku terancam penjara di atas lima tahun.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help