14 Negara Keluarkan Peringatan Keamanan Bagi Warganya yang Akan Berkunjung ke Indonesia

Travel Advice itu dirilis setelah serangan teror yang terjadi di sejumlah daerah di tanah air.

14 Negara Keluarkan Peringatan Keamanan Bagi Warganya yang Akan Berkunjung ke Indonesia
ISTIMEWA
Polisi bersenjata lengkap memburu pelaku penyerangan Polda Riau Rabu (15/5/2018) 

Aksi teror kembali terjadi di markas kepolisian. Lima terduga teroris menyerang Mapolda Riau dengan menggunakan mobil pada Rabu (16/5/2018).

Empat pelaku ditembak mati, sementara seorang pelaku ditangkap setelah mencoba kabur. Sementara, satu orang polisi meninggal dunia karena ditabrak terduga teroris.

Sebelumnya, aksi teror bom bunuh diri terjadi di Mapolrestabes Surabaya pada Senin (14/5/2018). Empat anggota polisi dan enam warga sipil terluka dalam peristiwa tersebut.

Peristiwa tersebut terjadi sehari setelah serangan bom di tiga gereja, yakni Gereja Maria Tak Bercela, Gereja Kristen Indonesia dan Gereja Pantekosta Pusat.

Akibat aksi teror tersebut sejumlah negara mengeluarkan peringatakan keamanan untuk warganya yang akan berkunjung ke Indonesia.

Seperti dilansir Kompas.com, Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman Mohammad Fachir mengakui, sejauh ini sudah ada 14 negara yang mengeluarkan travel advice atau peringatan keamanan untuk warganya yang akan berkunjung ke Indonesia.

Travel Advice itu dirilis setelah serangan teror yang terjadi di sejumlah daerah di tanah air. Namun, Fachir menilai, wajar bagi suatu negara mengeluarkan travel advice.

"Itu bagus, artinya di mana saja sangat normal bahwa kejadian di satu negara akan menjadi perhatian negara lain, terutama menyangkut keselamatan warganya," kata Fachir di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

"Jadi kita juga melakukan hal yang sama jika terjadi sesuatu di tempat lain," tambahnya.

Fachir mengatakan, pihaknya sudah mencoba meyakinkan pada negara lain bahwa Indonesia aman meski ada sejumlah aksi teror dalam beberapa waktu terakhir.

Halaman
12
Editor: murtopo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help