Pemprov DKI Batal Liburkan Anak Sekolah Selama Asian Games

Para siswa akan tetap bersekolah dengan perubahan waktu Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) agar tidak memicu kemacetan.

Pemprov DKI Batal Liburkan Anak Sekolah Selama Asian Games
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Peserta saat mengikuti parade bertajuk 'Parade Menuju 100 Hari Asian Games' saat melintas di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (13/5/2018). 

Rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk meliburkan anak sekolah selama perhelatan Asian Games 2018 pada Agustus 2018 mendatang batal dilakukan.

Para siswa akan tetap bersekolah dengan perubahan waktu Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) agar tidak memicu kemacetan.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan usai Rapat Paripurna Penyampaian Bapemperda Atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Raperda tentang Penyelenggaraan dan Pengelolaan Pendidikan di Provinsi DKI Jakarta dan Permintaan Persetujuan kepada Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta Secara Lisan Terhadap Raperda Inisiatif DPRD di Ruang Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat pada Selasa (15/5/2018).

Dipaparkannya, perubahan waktu atau jam belajar belajar siswa telah diatur agar datang lebih awal, yakni pukul 06.30 WIB dan pulang paling lambat sekitar pukul 14.00 WIB.

Dengan begitu, pihaknya bisa lebih mudah mengendalikan pergerakan siswa-siswi.

"Kalau diliburkan, pergerakan 800.000 lebih siswa di Jakarta sulit dikenalikan. Karena kita tidak mengetahui anak SD, SMP, SMA kemana saja sepanjang hari, pagi, siang, sore. Nah makanya kita kendalikan lewat perubahan waktu," jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, para siswa secara bertahap diundang untuk meninjau sejumlah cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Asian Games.

Dirinya pun telah menginstruksikan Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk mempersiapkan sebanyak 1.500 unit bus gratis untuk siswa dan masyarakat agar dapat menyaksikan pertandingan tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi.

Ditemui terpisah, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Sopan Andrianto menyebutkan, di Jakarta sedikitnya ada 84 ribu siswa-siswi.

Berdasarkan hasil Focus Group Discusion (FGD), lebih cenderung Usulanya tidak libur lantaran kalau diliburkan lebih sulit mengendalikan pergerakan puluhan ribu siswa-siswi tersebut.

Nantinya, kata Sopan, Gubernur akan mengeluarkan keputusan gubernur atau sebagainya tergantung kebijakan yang akan diambil dari Gubernur.

"Kan kita ingin tahu nanti tiap venue itu pelaksanaan Asian Games nya jam berapa aja sehingga kita akan sesuaikan aja dengan kondisi yang ada di sini supaya tidak berpengaruh terhadap kemacetan lalu lintas," ungkapnya. (dwi)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help