Koran Warta Kota

'Papa, Mama Lama Ya di Surabaya'

Aan Reza (60) tampak lesu saat ditemui Warta Kota di kediamannya di Poris Indah, Cipondoh Indah, Kota Tangerang, Senin (14/5) siang.

'Papa, Mama Lama  Ya di Surabaya'
Warta Kota/Andika Panduwinata
Duka yang mendalam menggelayuti keluarga Aan Reza (60), warga Poris Indah RT 06 RW 06, Kelurahan Cipondoh Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. 

AAN Reza (60) tampak lesu saat ditemui Warta Kota di kediamannya di Poris Indah Blok C 6 RT 06 / RW 06 No 267, Cipondoh Indah, Kota Tangerang,  Senin (14/5/2018) siang.

Ia hanya mengenakan kaos yang sudah usang dan celana pendek berwarna oranye.

Kedua matanya tampak memerah. Terlihat kelelahan di raut wajah lelaki berusia lanjut ini.

Aan masih dibayangi ke­pergian istri yang disayanginya untuk selamanya.

Istrinya, Lim Gwat Ni (56), ikut menjadi korban tewas akibat ledakan bom di Surabaya, Jawa Timur.

Menurut cerita Aan, sang istri bertolak ke Surabaya untuk mengikuti pameran butik batik.

Di tengah kesibukannya, Lim menyempatkan diri untuk beribadah di Gereja Santa Maria Tak Bercela, Ngagel, Surabaya pada Minggu (13/5) pagi.

Namun malang tak dapat ditolak. Nestapa itu terjadi.

Terduga teroris melancarkan aksi bom bunuh diri.

Ledakan hebat mengguncang Gereja Santa Maria Tak Bercela saat para jemaat hendak beribadah.

Halaman
123
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help