Buwas Siap Dimusuhi Ibu-ibu

Ia mengaku masih mempelajari pekerjaan barunya itu. terlebih latar belakangnya di bidang hukum.

Buwas Siap Dimusuhi Ibu-ibu
TRIBUNNEWS/APFIA TIOCONNY BILLY
Budi Waseso saat ditemui di Kantor Bulog, Jakarta Selatan, Senin (14/5/2018). 

BUDI Waseso yang merupakan mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), kini menjabat Direktur Utama Perum Bulog yang sudah ia lakoni selama sekitar dua minggu.

Ia mengaku masih mempelajari pekerjaan barunya itu. terlebih latar belakangnya di bidang hukum. Budi Waseso mengaku belajar dari anak buahnya di Bulog, dan turun ke lapangan untuk mengecek langsung kondisi beras di pasaran.

"Saya ini hal baru dalam tugas saya di Bulog, karena di luar profesi saya yang penegak hukum. Saya bekerja sama degan seluruh jajaran saya, dan saya ngecek sendiri ke lapangan," ungkap Budi Waseso saat ditemui di Kantor Bulog, Jakarta Selatan, Senin (14/4/2018).

Baca: Cegah Mafia Lakukan Penimbunan, Beras Sasetan Bulog Bakal Dijual Rp 2.000

Pada jabatan barunya ini, Budi Waseso mengaku sudah siap dimusuhi ibu-ibu, karena kondisi pangan seperti harga beras diurus olehnya.

"Di Bulog jadi pertaruhan saya, kemarin di (BNN) disenangi ibu-ibu karena anak saya aman terselamatkan. Kalau sekarang saya jadi ancaman, dimusuhin ibu-ibu. Pak Buwas gimana ini? Berasnya begini, berasnya begitu," tutur Budi Waseso.

Pria yang akrab disapa Buwas itu menjamin ketersediaan pangan aman selama masa kepemimpinannya, termasuk pada Ramadan dan Lebaran tahun ini.

Baca: Bulog Bakal Jual Beras Sasetan

Maka, Budi mengajak seluruh anak buahnya bekerja sama memberantas mafia pangan, sehingga beras bisa sampai langsung ke masyarakat.

"Puasa dan Lebaran kan sudah bisa diprediksi kebutuhan pasti meningkat. Harga tidak akan bisa naik kalau ketersediaan barang cukup, terjamin. Kita harus antisipasi, barang tidak melalui tangan orang lain. Bulog harus bekerja dan betul-betul menyentuh masyarakat," papar Budi Waseso. (Apfia Tioconny Billy)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help