Eksklusif Wartakota

BREAKING NEWS: Israel Bantai Puluhan Pemuda Palestina Protes Pembukaan Kedubes AS

Informasi yang berkembang menyebutkan, sedikitnya 41 orang palestina, sebagian para pemuda, ditembak mati oleh tentara Israel.

BREAKING NEWS: Israel Bantai Puluhan Pemuda Palestina Protes Pembukaan Kedubes AS
DailyMail/afp
Puluhan ribu warga Palestina berkumpul untuk protes terhadap pembukaan kedutaan AS, Senin (14/5/2018). Puluhan orang tewas di tengah bentrokan dengan pasukan Israel. Massa terlihat berlari menjauh dari gas air mata selama bentrokan dengan pasukan keamanan Israel di timur Jabalia dekat perbatasan Gaza 

PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu membenarkan penggunaan kekuatan di perbatasan Gaza.

Militer Israel telah menembak mati puluhan puluhan warga Palestina dan melukai ribuan lainnya yang memprotes pembukaan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem.

Informasi yang berkembang menyebutkan, sedikitnya 41 orang palestina ditembak mati oleh tentara Israel.

Para korban itu tidak hanya berasal dari para pemuda Palestina, tetapi juga wanita, orangtua, dan anak-anak.

Israel benar-benar biadab! 

Hari ini 35.000 pemrotes berdemonstrasi menentang pembukaan Kedutaan Besar AS di Yerusalem saat gas air mata dan tembakan penembak jitu (snipers) menghujani mereka.

"Setiap negara memiliki kewajiban untuk mempertahankan perbatasannya," tulis Netanyahu melalui akun Twitternya.

"Organisasi teror Hamas menyatakan niatnya untuk menghancurkan Israel dan mengirim ribuan orang untuk menerobos pagar perbatasan untuk mencapai tujuan ini.

Seorang anak yang terkena gas air mata dilarikan ke petugas medis di pagar perbatasan dengan Israel saat demonstrasi massa berlanjut di sepanjang perbatasan Gaza hari ini.
Seorang anak yang terkena gas air mata dilarikan ke petugas medis di pagar perbatasan dengan Israel saat demonstrasi massa berlanjut di sepanjang perbatasan Gaza hari ini. (DailyMail/afp)

Kami akan terus bertindak tegas untuk mempertahankan kedaulatan dan warga negara kami," ujarnya.

Itu terjadi setelah seorang anak berusia 14 tahun berada di antara 55 orang yang ditembak mati di sepanjang perbatasan Gaza pada apa yang merupakan hari paling mematikan dalam konflik Israel-Palestina sejak perang tahun 2014 antara negara Yahudi dan penguasa Hamas di Gaza.

Halaman
123
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved